Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berangkat Kerja Naik Motor atau Mobil, Ini Doa Agar Selamat di Perjalanan

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 19 Desember 2019 |07:39 WIB
Berangkat Kerja Naik Motor atau Mobil, Ini Doa Agar Selamat di Perjalanan
Ilustrasi. Foto: Queenriders
A
A
A

ISLAM mengatur segala hal dalam sendi kehidupan, misalnya mengajarkan adab serta doa saat berkendara, baik naik sepeda motor, mobil, maupun yang lainnya.

Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Adnan Harahap mengatakan bahwa memang sudah sepatutnya setiap Muslim memiliki adab saat berkendara.

Salah satu adab berkendara yang dia maksud yaitu pengemudi hendaknya memberi salam kepada orang lain yang ditemuinya, khususnya sesama Muslim.

"Nah ini satu, kalau nanti berkendara kemudian turun beri salam (red. sapa terhadap sesama) untuk menghormati, etikanya begitu," ujarnya kepada Okezone saat ditemui di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu 18 Desember 2019.

Ilustrasi. Foto: Shutterstock 

Ketua Takmir Masjid Istiqlal ini juga mengatakan, hanya dengan memberikan salam ke pengendara lain maka sudah termasuk ke dalam saling menghormati dan menghargai. "Kalau bawa mobil, yang bawa mobilnya beri salam, " katanya.

Sementara itu dikutip dari akun Instagram @teladan_alquran, ketika akan berkendara dianjurkan membaca doa terlebih dulu.

Doa ini bisa diterapkan kepada setiap Muslim yang hendak bekerja naik motor atau mobil serta yang lainnya, agar selamat dalam perjalanan:

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun (QS. Az-Zukhruf : 13-14). Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.”

Artinya :"(Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga).

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke [email protected], cc [email protected].

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement