Banjir Jakarta, Menteri Agama Minta Jangan Saling Menyalahkan

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 614 2149020 banjir-jakarta-menteri-agama-minta-jangan-saling-menyalahkan-JM57IisveG.JPG Banjir Jakarta (Foto: Okezone)

Banjir Jakarta di awal tahun baru 2020 membuat wilayah ibu kota dan daerah penyangga tergenang air dengan ketinggian bervariasi hingga kedalaman 2-3 meter di beberapa titik. Banjir mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengungsi.

Beragam respons atas banjir Jakarta pun bermunculan terutama di dunia maya. Alih-alih fokus terhadap penanganan banjir dan para korban, suara saling menyalahkan hingga olok-olok pun bermunculan. Menyikapi situasi ini, Menteri Agama Fachrul Razi, angkat suara.

Petugas mengevakuasi korban banjir Jakarta

"Kita (seluruh masyarakat) dalam situasi ini enggak boleh menyalahkan siapa-siapa, enggak menyalahkan siapa-siapa. Yang nyalah-nyalahkan orang enggak ngerti saja," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jumat (3/12/2019).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 43 orang meninggal akibat banjir di Jabodetabek dan Lebak Banten hingga Jumat 3 Januari pagi. Rinciannya, di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, masing-masing 1 orang, sedangkan Jakarta Timur terdata 7 orang meninggal dunia.

Kemudian di Kota Depok 3 orang; Kota Bekasi 3 orang; Kota Bogor 1 orang; Kabupaten Bogor 16 orang; Kota Tangerang 1 orang; Kota Tangerang Selatan 1 orang; dan Kabupaten Lebak Banten 8 orang. Puluhan ribu orang juga terpaksa mengungsi akibat banjir Jakarta.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Melihat masih banyaknya jumlah pengungsi serta sejumlah wilayah yang masih tergenang banjir, Menag telah menyiapkan bantuan untuk para korban bencana di Jakarta dan sekitarnya. Ia menuturkan, bantuan akan diberikan di titik-titik banjir dengan membentuk 4.569 satgas dari semua unit di Kemenag.

"Jadi unit kami kan banyak, nanti semua unit mencari di Jabodetabek ini sesuai dengan pilihannya masing-masing, sesuai daerah paling (membutuhkan) dan kami minta dokumentasikan, kami himpun jadi satu," katanya.

Menag menuturkan, Kemenag tidak menanggarkan dana khusus untuk bantuan kepada korban banjir Jakarta. "Kami enggak kasih dana khusus ke mereka. Maksudnya supaya mereka insiatif menggalang dana di unitnya masing-masing. Hari ini dimulainya," ucapnya.

Dalam kesempatan ini Menag juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut membantu para korban banjir Jakarta. Jangan sampai para korban terabaikan, hingga kekurangan makanan dan obat-obatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya