Lebih lanjut, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini bilang, ada dua poin yang sangat menonjol daro sosok Yunahar, di antaranya:
1. Salah satu karya yang diprakarsainya bersama teman-teman dari majelis tarjih dan tajdid adalah Tafsir At Tanwir yang belum selesai, walau sudah ada yang naik cetak.
2. Banyak buku tentang tauhid dan akhlak, serta lainnya yang Yunahar terbitkan.
Selain itu, Yunahar pun dipercaya oleh Muhammadiyah menduduki posisi sebagai ketua. Hal ini didasari karena ia menguasai ilmu pengetahuan agama yang luas, khususnya di bidang dakwah.
"Beliau oleh teman-teman di PP Muhammadiyah dipercaya dalam dua periode kepemimpinan ini, untuk membidangi masalah tarjih dan dakwah. Dua bidang yang memang sangat beliau kuasai," pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )