Sebuah papan iklan anti-Islam di dekat Georgia State University (GSU) viral di media sosial akhir-akhir ini. Sebab banyak muslim Amerika yang menilai papan iklan anti-Islam sebagai ujaran kebencian.
Papan iklan itu juga dinilai sebagai bentuk serangan islamofobia kepada muslim Amerika. Papan iklan itu berbunyi, "Tak bertuhan, tak kenal takut, mantan muslim.” Papan semacam itu pernah ada di Atlanta, Chicago, dan Houston.

"Bukankah ini bentuk ujaran kebencian?" kata Adeel M Syed di sebuah grup Facebook muslim di Atlanta, Georgia.
"Saya melihat papan iklan ini di pusat kota beberapa bulan yang lalu. Sangat mengganggu melihatnya dan saya bertanya-tanya siapa yang memasang iklan ini," ujar Serene Hawasli berkomentar di unggahan Facebook CAIR, Georgia tentang papan iklan islamofobia.
Council of American Islamic Relations (CAIR) cabang Georgia berjanji memberikan respons produktif dan positif menyusul terjadinya gelombang kemarahan di media sosial akibat papan iklan anti-Islam tersebut.
Wakil Presiden Asosiasi Pelajar Muslim (MSA) di Georgia State University (GSU), Abdulrahman Abdulqadri mengatakan, ia sangat sedih dengan adanya papan iklan islamofobia tersebut. Ia menekankan pentingnya dakwah di sekitar kampus untuk memperbaiki citra Islam di kalangan mahasiswa non-muslim.
Menurut Abdulqadri, GSU memiliki sekitar 400 siswa muslim yang belajar di kampus utamanya. Badan mahasiswa di GSU merupakan yang paling beragam di AS dengan siswa dari 49 negara bagian dan lebih dari 160 negara dan wilayah.