nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Perkara yang Menjadikan Derajat Seseorang Naik, Pertama Ilmu

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 09:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 21 330 2155854 4-perkara-yang-menjadikan-derajat-seseorang-naik-pertama-ilmu-UHIN5QK2IU.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

PADA umumnya setiap insan pasti menginginkan derajat yang tinggi di hadapan Allah SWT maupun di masyarakat. Untuk itu tentu diperlukan berbagai upaya.

Dikutip dari laman resmi Pesantren Lirboyo pada Selasa (21/1/2020), KH. AHS. Zamzami Mahrus menyampaikan ada empat perkara yang menjadikan derajat seseorang naik atau menjadikannya mulia.

Pertama adalah Ilmu. Jadi orang yang mempunyai ilmu bisa naik derajatnya. Allah SWT berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.“ (Al Mujadilah : 11).

Jadi orang yang berilmu derajatnya naik, baik ilmu syariat maupun ilmu formal (umum). Kalau ilmu syariat itu menjadikan mulia indallah maupun indanna,s tapi ilmu formal hanya menjadikan mulia indannas saja.

“Jadi kalian semua mondok di Lirboyo utamanya yaitu mencari ilmu, jadi langkah kalian semua sudah betul, karena lebih seberuntung-beruntungnya seorang anak, yaitu anak yang berada di pondok,” ucap Zamzami.

“Karena di pondok Insya Allah tidak maksiat asal tidak keluyuran. Kesehariannya di isi dengan mencari ilmu dan jamaah,” tambahnya.

Kemudian yang kedua adalah jujur. Ini sangat penting sekali, seperti sabda Nabi Muhammad SAW:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلىَ البِرِّ وَإِنَّ البرَّ يَهْدِيْ إِلىَ الجَنَّةِ

Sabda lengkapnya yakni:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلىَ البِرِّ وَإِنَّ البرَّ يَهْدِيْ إِلىَ الجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتىَّ يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِيْقاً, وَإِيَّاكُمْ وَالكَذِبَ فَإِنَّ الكَذِبَ يَهِدِى إِلىَ الفُجُوْرِ وَإِنَّ الفُجُوْرَ يَهْدِي إِلىَ النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيتَحَرَّى الكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كذاباً

“Kalian wajib berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan (pelakunya) kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada Surga. Seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat jujur. Dan jauhilah oleh kalian sifat bohong, karena sesungguhnya bohong itu menunjukkan pelakunya kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada api Neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan berusaha untuk selalu berdusta sehingga ia ditulis disisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR. Muslim)

Zamzami menjelaskan, jujur itu mendatang kebagusan, orang yang baik dan bagus itu itu biasanya jujur” Kalau kenyataannya kanan ya kanan, kalau kiri ya kiri. Dan seseorang yang jujur itu lisannya selalu dijaga, tidak suka bohong,” tuturnya.

Ketiga yaitu Akhlak. Contohnya dengan memuiakan guru maupun orangtua, lalu berprasangka baik kepada teman, serta mengayomi adek-adek, derajat seseorang itu bisa naik.

“Banyak ulama-ulama terdahulu yang sangat memuliakan orangtuanya. Bagaimanapun juga yang namanya anak tidak bisa membalas jasa orangtuanya, orangtua kalian semua merawat kalian semua itu penuh dengan keikhlasan,” ucap Zamzami.

“Kita mondok di pesantren selain untuk menacari ilmu, kita juga harus berusaha agar ilmu kita itu penuh barokah dan manfaat. Dengan cara salah satunya yaitu kita memuliakan guru-guru kita, jangan sampai kita berburuk sangka kepada guru kita,” lanjutnya.

Keempat adalah Amanah. Contoh jika dititipi uang oleh orang lain untuk dikelola, maka harus bisa mengelolanya dengan baik. Jika dititipi jabatan maka harus menjalankanya dengan baik.

Menurut Zamzami keempat perkara yang telah disebutkan di atas itu saling berkaitan. “Jadi orang yang mempunyai ilmu tapi tidak mempunyai akhlak ya tidak bisa mengangkat derajat seseorang,” demikian disampaikan Zamzami saat Majelis Sholawat Kubro kemarin.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini