10. Menggosok anggota wudhu
Disunahkan pula menggosok setiap anggota wudhu.
11. Mengusap bagian telinga dengan jari telunjuk, dan bagian luar telinga dengan ibu jari
Khusus bagian dalam telinga usaplah dengan menggunakan jari telunjuk Anda dan bagian luar telinga dengan ibu jari. Ini juga merupakan sunah dalam berwudhu.
12. Berkesinambungan atau tanpa jeda dalam melaksanakan wudhu.
Sunah dalam berwudhu jika Anda nembasuh setiap anggota wudhu tahap demi tahap tanpa jeda.
13. Hemat menggunakan air.
Banyak dari kita ketika berwudhu menggunakan air secara berlebihan. Berhematlah memakai air saat Anda berwudhu karena Rasulullah SAW juga melarang pemborosan air.
“Nabi melihat Sa’ad yang sedang berwudhu, lalu beliau berkata, “Pemborosan apa itu, hai Sa’ad?” Sa’ad bertanya, “Apakah dalam wudhu ada pemborosan?” Nabi menjawab, “Ya, meskipun kamu (berwudhu) di sungai yang mengalir.”” (HR. Ahmad).
14. Membaca doa setelah berwudhu.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asy-hadu alla ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rosuluh, allohummaj'alnii minattawwaabiina waj'alnii minal mutathohhiriin.
Artinya: Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagai orang yang bersuci.
15. Melaksanakan salat sunah dua rakaat setelah berwudhu.
Setelah Anda selesai melakukan wudhu secara sempurna, disunahkan pula melaksanakan salat sunah wudhu dua rakaat.
(Abu Sahma Pane)