Share

Ini Sejarah di Balik World Hijab Day

Sabtu 01 Februari 2020 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 01 614 2161639 ini-sejarah-di-balik-world-hijab-day-UTZtzym5sQ.jpg World Hijab Day (Foto: Saphir News)

Setiap tahun, tepatnya pada 1 Februari diperingat sebagai World Hijab Day atau Hari Hijab Sedunia. Hari ini merupakan hari untuk menghargai jutaan muslimah di dunia yang memilih hidup dengan mengenakan hijab.

World Hijab Day diluncurkan pada 2013 oleh muslimah berhijab bernama Nazma Khan yang tinggal di New York, Amerika Serikat.

ย muslim berhijab

Ia mencetuskan World Hijab Day untuk mempromosikan toleransi beragama dengan menyerukan perempuan muslim yang tak berhijab dan perempuan non muslim untuk mencoba mengenakan hijab selama sehari. Ini dilakukan untuk menciptakan toleransi dan penghargaan terhadap pemakai hijab.

Seperti dilansir dari The Print, Nazma Khan yang tumbuh di New York, mencetuskan World Hijab Day untuk membuat orang-orang terbiasa menyaksikan perempuan berhijab. Nazma sendiri datang ke Amerika Serikat dari Bangladesh pada usia 11 tahun. Dia adalah satu-satunya anak perempuan yang mengenakan hijab di sekolahnya. Hal itu merupakan pengalaman yang sulit baginya.

"Tumbuh di Bronx, NYC, saya mengalami banyak diskriminasi karena hijab saya. Di sekolah menengah, saya sering dipanggil 'Batman' atau 'Ninja',โ€ kenang Nazma.

โ€œKetika saya masuk Universitas setelah tragedi 9/11, saya dipanggil Osama bin Laden atau teroris. Itu mengerikan. Saya pikir satu-satunya cara untuk mengakhiri diskriminasi adalah dengan meminta teman dan saudara perempuan untuk memiliki pengalaman sendiri mengenakan hijab," ujar Nazma.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih dari 190 negara diperkirakan merayakan World Hijab Day setiap tahun. Salah satu tonggak utama penyebabnya adalah ketika New York mengakui World Hijab Day pada 2017. Pada tahun yang sama, House of Commons menyelenggarakan acara yang menandai hari itu, yang dihadiri oleh mantan Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Berbicara pada konferensi pers untuk memperingati hari itu, Hajia Mutiat Balogun, Direktur Eksekutif dari Inisiatif Advokasi Hak Hijab mengatakan, โ€œPromosi pendidikan anak perempuan hanya dapat dicapai jika anak perempuan berhijab tidak dilecehkan atau dianiaya oleh guru mereka karena memakai hijab. "

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini