Lomba hafalan Alquran dan hadist alias Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadist (MHQH) Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Al Saud Tingkat Nasional ke-12 digelar kembali.
Menteri Agama RI (Menag), Fachrul Razi menghadiri final lomba hafalan Alquran dan hadist tersebut. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, akhlak para peserta lomba hafalan Alquran dan hadist itu sesuai dengan ilmu yang didapat.

"Hari ini saya menyaksikan (MHQH) Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Al Saud. Kemudian saya lihat yang tampil rendah hati sesuai ilmunya, sopan santun," katanya saat ditemui di Hotel Balairung, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).
Menag Fachrul Razi mengatakan, para hafidz dan hafidzah yang tengah mengikuti lomba hafalan ini cerminan masa depan yang baik. Mereka tak lepas dari perilaku dan tutur katanya yang baik.
"Saya kira kami harapkan tokoh-tokoh masa depan seperti itu, seperti para tahfidz," terangnya.
Lebih lanjut, kata dia, adanya kompetisi hafalan Alquran dan hadist ini akan terus berlanjut sehingga akan menciptakan generasi yang baik, patuh terhadap agama dan negara.
"Saya harapkan tiap tahun berlanjut terus," ujar Fachrul.
Jumlah peserta lomba ini sebanyak 270 putra, 104 putri. Sementara untuk kategori terbagi ke dalam 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, 25 juz dan Al hadits. "Kalau putri hanya Alquran saja," katanya.
Sementara itu salah satu peserta MHQH asal Lampung, Yazid Fadilah mengatakan, ia merasa termotivasi dengan adanya kompetisi hafalan quran satu ini.
"Ini ikutnya dadakan juga. Tapi saya senang bisa ikut kesempatan ini, sekaligus ingin membanggakan orangtua juga," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)