Jauhi Dosa, 7 Efek Maksiat ini Mempersulit Hidup

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 614 2166019 jauhi-dosa-7-efek-maksiat-ini-mempersulit-hidup-kxIxiZQsUH.jpg ilustrasi: The Guardian

PERBUATAN maksiat selain mendapatkan dosa, juga memiliki efek domino yang membuat seorang menjadi sulit menjalani hidup. Dan tak jarang banyak manusia yang terjerumus dalam lembah kemaksiatan. Melansir dari About Islam, berikut ini dampak buruk dari perbuatan dosa dan maksiat terhadap kehidupan seorang hamba di dunia.

1. Hilangnya pengetahuan

Hal pertama yang terpengaruh adalah pengetahuan seseorang. Pengetahuan bagaikan cahaya, yang Allah masukkan ke dalam hati hamba-hambanya yang bertakwa, sementara orang yang sering melakukan maksiat akan memadamkan cahaya pengetahuan tersebut.

2. Merasa jauh dari Allah

Layaknya berhubungan dengan seseorang, jika Anda menyakiti hati orang lain, ia tidak akan menyukai Anda dan tidak akan dianggap lagi, begitu pula gambaran hubungan sesorang dengan Allah. Jika sering maksiat bukannya lebih dekat dengan Allah, ia malah lebih dekat dengan setan.

3. Hidup menjadi sulit

Hal selanjutnya adalah hidup menjadi sulit dan doa tak kunjung juga dikabulkan. itulah salah satu efek orang yang rajin melakukan maksiat.

4. Melemahkan tubuh

Sebagai seorang mukmin, sumber kekuatannya adalah dari dalam hatinya. Oleh karena itu maksiat dan dosa dapat melemahkan tubuh seorang mukmin, seorang yang rajin melakukan maksiat, walaupun jiwa dan raganya kuat, pada kenyataannya ia adalah seorang yang paling lemah ketika menghadapi ujian di kehidupan.

5. Memperpendek umur

Seorang yang berbuat kebaikan akan dipermudah hidupnya karena selalu diberkahi. Sedangkan, seseorang yang sering berbuat dosa dan maksiat tidak mendapatkan keberkahan di segala hal yang ia kerjakan. Maksiat akan memperpendek umur seseorang, sementara perbuatan baik akan menambah umur dan keberkahannya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

6. Menyepelekan dosa

Satu maksiat akan mengundang maksiat lainnya, sehingga terasa berat bagi si hamba untuk meninggalkan kemaksiatan. Namun jika seseorang sering berbuat dosa, lama-kelamaan ia akan merasa dosa itu tidak apa-apa lalu akan melakukan dosa yang lebih besar karena merasa dosa yang sebelumnya belum ada apa-apanya. Dia tidak lagi peduli dengan pandangan manusia dan tidak peduli dengan ucapan mereka. Bahkan ia bangga dengan maksiat yang dilakukannya.

7. Hidup orang Orang berdosa menjadi tidak berarti

Karena ketaatan dilambangkan sebagai cahaya, sedangkan maksiat adalah kegelapan. Orang yang sering melakukan maksiat akan menggelapkan hatinya, Jika kegelapan itu semakin banyak di dalam hati, akan berakbat menyesatkan orang tersebut.

Bila kegelapan itu semakin pekat, maksiat akan akan menguasai dirinya dan lama-kelamaan akan merasa tidak berarti hidup di dunia ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya