Sains dalam Alquran, Perintah Allah kepada Lebah untuk Memproduksi Madu

Suherni, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 12:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 17 614 2169613 sains-dalam-alquran-perintah-allah-kepada-lebah-untuk-memproduksi-madu-J2oOKWite9.jpg Lebah diperintahkan membuat madu (Foto: Pixabay)

Sejatinya khasiat medis madu beberapa kali lipat lebih besar daripada nilai kulinernya. Fungsi medisnya bagi berbagai organ tubuh, sistem tubuh, dan jaringan tubuh sudah terbukti.

Bahkan khasiat medis madu di atas batas nalar. Bahkan saking pentingnya madu bagi kehidupan manusia, Allah berfirman,

“Dari perut lebah itulah dikeluarkan minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir.” ( QS An-Nahl: 69).

Salah seorang profesor di sebuah perguruan tinggi terkemuka mengajarkan ilmu tentang lebah madu selama 40 tahun. Ketika membaca firman Allah, “Dan, Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, Buatlah sarang-sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia…” (QS An-Nahl: 68), ia jadi terkesima dan takjub dengan ayat Alquran.

 madu

Sebab, urut-urutan ayat tersebut, substansi maknanya, dan isyarat-isyarat di dalamnya selaras dengan teori terbaru tentang lebah madu.

Lebih dari itu, pada waktu ayat tersebut diturunkan, madu belum memiliki peran seperti pada masa sekarang. Dulu madu adalah makanan, tetapi kini menjadi obat. Dulu madu adalah bahan untuk membuat manisan, kini menjadi bahan obat-obatan.

Dalam Alquran disebutkan, “... bahwa Tuhanmu telah mewahyukan (yang demikian itu) kepadanya.” (QS Az-Zalzalah: 5).

Ketika Allah mewahyukan kepada lebah, wahyu itu adalah insting yang dianugerahkan Allah kepada mereka. Agar para lebah membuat sarang dan memproduksi madu.

Manusia biasa kadang-kadang juga menerima wahyu dari Allah dinamakan ilham seperti ilham Allah kepada ibunda Nabi Musa. Dalam Alquran dikisahkan, “Dan, telah Kami wahyukan kepada ibunda Musa, 'Susuilah dia (Musa)’.” ( QS Al-Qashash: 7). Dan, ketika wahyu diberikan kepada para nabi, itu adalah risalah kenabian.

Allah memberikan wahyu kepada lebah madu karena ia mempunyai sesuatu yang sangat berharga yang tak dimiliki manusia. Bahkan, kata syifa (obat) di dalam Alquran hanya terdapat di dua tempat, yaitu dalam konteks madu dan konteks Alquran.

Dengan demikian, bisa diketahui bahwa madu adalah obat bagi tubuh sementara Alquran adalah obat bagi jiwa. Apalagi selama ini madu sudah terbukti memiliki sifat antiseptik, antioksidan, merawat kecantikan kulit, obat dari kepala ke kaki, termasuk obat infeksi.

Pengetahuan ini dikutip dari Buku Pintar Sains Dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah, karya Dr. Nadiah Thayyarah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini