Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Pentingnya Pusat Studi Halal bagi Masyarakat

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |10:54 WIB
Ini Pentingnya Pusat Studi Halal bagi Masyarakat
Pentingnya mengupas masalah halal (Foto: Okezone)
A
A
A

Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) mengadakan workshop nasional Paradigma Ekosistem Halal Indonesia dan Launching Pusat Studi Halal di Kampus UNUSIA, Menteng, Jakarta Pusat kemarin.

Pimpinan Pusat Studi Halal UNISIA, Ahmad Khoirul Anam yang akrab disapa Cak Anam mengatakan, studi halal tersebut tidak hanya berkaitan dengan hukum Islam atau fatwa seperti kebanyakan lembaga lainnya.

 pusat studi halal

"Perlu kami sampaikan studi halal ini tidak hanya yang berkaitan dengan hukum Islam atau persoalan fatwa. Tapi juga persoalan yang lain. Makanya lembaga ini penting bagi masyarakat," ujarnya saat ditemui Okezone di UNISIA, Jakarta Pusat Selasa (18/2/2020).

Persoalan lain yang akan dikaji oleh Pusat Studi Halal UNUSIA ini, antara lain hukum Islam, sains dan bisnis.

Ketiganya, kata Cak Anam, merupakan hal penting yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat atau umat Islam.

"Mengapa soal sains? Melalui kajian halal ini bisa menjadi pintu masuk mahasiswa perguruan tinggi Islam, khususnya bagi UNISIA yang menggeluti bidang sains karena akan mengenal rekayasa genetika, industri halal bahan-bahan kimia," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, Mastuki mengatakan, kehalalan adalah bagian yang tidak pernah terpisahkan dalam kehidupan manusia.

Oleh karena itu, penting ada lembaga kajian halal seperti Pusat Studi Halal UNUSIA. Sebab keberadaan pusat studi halal ini dapat membantu masyarakat mengenai persoalan kehalalan.

"Apalagi masalah halal itu tidak pernah terpisahkan oleh kehidupan manusia. Ada empat, setidaknya ayat di dalam Alquran yang menyebutkan kata-kata halalan toyyiban, ini yang jadi semacam mantranya Indonesia tentang halalan toyyiban," kata Mastuki.

Lebih lanjut, ujar Mastuki, Indonesia saat ini menjadi negara mayoritas muslim dalam berbagai hal banyak menggunakan metode atau dengan menggunakan syariat Islam. Misalnya produksi makanan halal, fesyen muslim, hingga destinasi ramah muslim sudah berlaku di Tanah Air.

"Walau sebenarnya Brazil jadi negara paling tinggi jadi konsumen daging halal, tapi Indonesia masih tetap menjadi salah satu negara dengan produk jaminan halal tertinggi di dunia," Pungkasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement