nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rajab Bulannya Allah, Isilah dengan Banyak Bersyukur dan Istighfar

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 11:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 25 614 2173694 rajab-bulannya-allah-isilah-dengan-banyak-bersyukur-dan-istighfar-UiHTtMnzm8.jpg Bersyukur kepada Allah (Foto: Discover Hongkong)

Bulan Rajab merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam. Sangat banyak kebaikan di bulan yang penuh rahmat ini.

Nabi Muhammad di dalam hadistnya menyatakan bahwa Rajab bulannya Allah, Sya’ban bulanku (Nabi Muhammad), dan Ramadhan adalah bulan umatku.

Melalui makna rajab secara etimologi dan hadist Nabi, maka bulan Rajab merupakan bulan yang seharusnya umat muslim mengunakannya untuk banyak-banyak bersyukur kepada nikmat Allah, banyak beristighfar, dan berpuasa.

 muslim bersyukur

Habib Abdurrahman bin Umar al-Habsyi, Hadramaut (782 H) mengatakan, hakikat syukur ialah tampak di hatimu senang bersama Allah, dan bahagia bersama nikmat dan karunia-Nya, kemudian engkau mengimplementasikan dalam bentuk amal kewajiban yang telah diberikan-Nya, dengan demikian hal tersebut akan terbawa pada kebahagiaan pula pada seluruh anggota badanmu, hatimu dan juga perkataanmu.

Definisi tersebut memberikan kesan bahwa syukur itu menerima semua pemberian Allah diriingi takwa sehingga tidak ada keinginan mengeluh pada dirinya.

Sebagaimana Rasul bersabda,

“Sesungguhnya Allah ridha kepada seorang hamba yang makan makanannya dengan rasa syukur kepada makanan tersebut, dan seorang hamba yang minum minumannya dengan rasa syukur kepada minuman tersebut."

Bisa disimpulkan bahwa pada bulan Rajab dianjurkan memperbanyak memuji Allah SWT dan memperbanyak doa. Karena doa yang diijabah oleh Allah yaitu doa yang diawali dengan pujian terhadap nama-nama terbaiknya. Sebagaimana hal ini termaktub di dalam QS al-A’raf ayat 180:

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya

Lalu umat Islam sebaiknya juga banyak beristigfar pada saat Rajab. Ini dilakukan untuk meminta ampun kepada Allah SWT. Di dalam Kamus al-Mu’jam al-Wasith, istighfar dimaknai yaitu meminta ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang dilakukannya.

Adapun Syekh Ali bin Muhammad as-Sayyid as-Syarif al-Jurjani mengatakan, maghfirah yaitu pengampunan dosa yang dilakukan oleh Yang Maha Kuasa terhadap kejahatan yang timbul dari seseorang yang berada di bawah kekuasaan-Nya.

Di dalam Alquran banyak ayat yang memuat kata pengampunan kepada Allah Ta’ala. Satu diantara ayat tersebut QS An-Nashr:3

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ࣖ (٣

Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.

Adapun keuntungan dari umat muslim yang selalu beristighfar atau meminta ampun kepada Allah Ta’ala diungkap oleh Rasulullah,

Barangsiapa yang melazimkan beristighfar maka Allah akan menjadikan segala kesulitannya akan menjadi kemudahan, segala kesukarannya menjadi kebahagiaan, dan Allah akan memberi rezeki dari arah yang tidak ia ketahui.

Sedangkan puasa menjadi ibadah pelengkap pada bulan rajab karena banyak fadhilah (keutamaan) di bulan tersebut Rasul bersabda,

Ketahuilah bahwa rajab disebut sahrullah al-A’sam, maka barang siapa yang berpuasa sehari di bulan rajab dengan iman yang sungguh-sunggug maka Allah akan memberi jawaban berupa nikmat-nikmat yang besar.

Di lain sisi ada hadist Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh al-Dailami dan diriwayatkan pula oleh Abi Umamah bahwa Rasul pernah bersabda, “Ada lima malam yang tidak tertolak doa seorang hamba yaitu pertama doa pada awal malam di bulan rajab, doa malam nisfu sya’ban, doa pada malam jumat, dan doa pada dua Ied (Idul Fitri dan Idul Adha).”

Seperti dilansir dari website Laduni.id, hadist tersebut mengindikasikan bahwa seorang muslim harus memperbanyak doa pada lima malam tersebut. Apalagi di bulan Rajab yang notabene bulannya Allah ta’ala. Tentunya doa-doa yang dimunajatkan adalah doa yang baik-baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini