Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Budak Asal Afrika Ini Berperan Sebarkan Islam di Amerika

Tiara Syifa , Jurnalis-Selasa, 25 Februari 2020 |15:16 WIB
6 Budak Asal Afrika Ini Berperan Sebarkan Islam di Amerika
Foto: About Islam
A
A
A

ISLAM merupakan agama minoritas di Amerika, tentu tidak mudah agama Islam dapat berkembang di negara Paman Sam tersebut.

Perkembangan Islam tentunya tidak lepas dari peran para tokoh Islam. Salah satunya, para budak beragama Islam yang berasal dari Afrika. Mereka ikut berperan dalam penyebaran Islam di Amerika.

Melansir dari About Islam, Selasa (25/2/2020), muslim yang menyebarkan agama Islam ke Amerika adalah Bilali Muhammad, Ayuba Suleiman Diallo, Yarrow Mamout, Abdulrahman Ibrahim Ibn Sori, Omar Ibn Said, dan Salih Bilali.

1. Bilali Muhammad

Bilali Muhammad lahir pada 1770 di Guinea, Afrika Barat. Ia merupakan kaum elit dari suku Fulani. Dia paham tentang bahasa Arab dan memiliki pengetahuan luas dalam masalah hadis, tafsir, dan syariah. Karena berpendidikan, dia mendapat izin untuk naik status di komunitas budak.

Bahkan, Bilali Muhammad menulis naskah 13 halaman tentang hukum Islam dari Maliki Madhab yang disebut dengan Dokumen Bilali. Ia menghadiahkan dokumen itu kepada teman sebelum kematiannya.

Naskah yang dianggap sebagai buku harian itu hingga diulas di Universitas Al Azhar, Kairo. Naskahnya pun dikenal sebagai buku harian Ben Ali atau jurnal Ben Ali.

2. Ayuba Suleiman Diallo

Ayuba Suleiman Diallo atau Ayub Job Djallo dan dikenal juga sebagai Ayub Ben Solomon lahir di Senegal, Afrika, pada 1701. Ia berasal dari keluarga Muslim Fulbe yang disegani.

Ia menulis beberapa catatan dan menjadi budak di Maryland selama beberapa tahun. Ia dijual sebagai budak karena terjadi sebuah kebingungan. Namun, pada akhirnya ia kembali ke rumahnya di Senegal dan tetap menjadi seorang muslim.

3. Yarrow Mamout

Yarrow Mamout lahir di Guinea pada 1736 dan meninggal pada 1823 sebagai budak yang telah bebas. Ia berusia 14 tahun ketika dirinya dan saudara perempuannya tiba di Maryland. Memiliki pengetahuan dalam bahasa Arab, ia mempraktikkan Islam secara terbuka sampai kematiannya datang.

4. Abdulrahman Ibrahim bin Sori

Ibrahim Abdulrahman bin Sori yang juga dikenal sebagai The Prince Amonsgt Slaves lahir di Guinea. Ia merupakan putra Raja Sori dari Desa Timbo dan seorang pemimpin militer. Ibrahim Abdulrahman bin Sori menjadi budak akibat dari penyergapan dan dijual ke pemilik budak yang bernama Thomas Foster di Mississipi. Ia juga bekerja selama 40 tahun sebelum pembebasannya dan meninggal selama perjalanan pulang.

Bahkan, Abdulrahman menulis surat untuk keluarganya di Afrika Barat dalam bahasa Arab. Surat tersebut dibacakan oleh Sultan Maroko Abderrahmane dan membuatnya merasa sangat tersentuh, kemudian mengajukan petisi kepada Presiden AS John Quincy Adams untuk membebaskan Abdulrahman.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement