Petualangan Syiar Islam Dimulai, Santri Asal Malang Keliling Afrika Naik Sepeda

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Rabu 18 Desember 2019 08:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 614 2143265 petualangan-syiar-islam-dimulai-santri-asal-malang-keliling-afrika-naik-sepeda-4xNsw9FBki.jpg Hakan Mabruri. Foto: Istimewa (diambil dari NU Online)

DALAM kehidupan yang semakin berkembang, pilihan untuk syiar Islam menjadi banyak. Ada yang melakukannya lewat siaran di media sosial, ada yang lewat buku, ada yang dari masjid ke masjid, dan ada pula yang melakukan syiar Islam dengan cara berpetualang ke beberapa negara.

Cara terakhir dipilih oleh santri NU, Hakam Mabruri, lulusan Pondok pesantren An-Nur II Malang. Ia akan keliling Afrika naik sepeda untuk melakukan syiar Islam sekaligus untuk berinteraksi dengan umat agama lain di sana.

Hakam berangkat dari Jakarta ke Kairo, Ibu Kota Mesir, dengan menggunakan pesawat Etihad, pada Selasa 17 Desember 2019 pukul 17.35 WIB. Dalam jadwal penerbangannya, ia mampir terlebih dahulu ke Abu Dhabi, kemudian lanjut ke Kairo, dan tiba ditujuan pukul 05.15 waktu setempat.

Sementara ketika hendak berangkat di Bandara Soekarno-Hatta, anggota Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang ini hanya diantar tiga orang temannya, istrinya Rofingatul Islamiyah, dan anaknya yang berusia 18 bulan, Mukafiha Nur Hakam.

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Lebih lanjut, Hakam ke salah satu negara di Afrika tersebut untuk menjalankan misinya, memperkenalkan Islam Indonesia dan mengunjungi rumah-rumah ibadah bersejarah, tidak hanya milik Islam, tapi berbagai agama lain.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tidak hanya Mesir, tapi ke 13 negara lain. Negara-negara tersebut adalah Mesir, Sudan, Ethiopia, Kenya, Uganda, Rwanda, Tanzania, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Botswana, Namibia, dan Afrika Selatan.

Hakam menjelajahi 14 negara tersebut naik sepeda dengan perkiraan di masing-masing negara selama sebulan, yang mana perjalanan dimulai dari Mesir. Ia membawa peralatan lengkap untuk memperbaiki sepedanya jika mengalamai kendala.

“Kita berjumpa lagi tahun depan,” ujar Hakam sesaat sebelum masuk ke pintu penerbangan internasional Bandara Soekarno-Hatta. Ia kemudian mencium kening putri semata wayangnya dan bersalaman dengan istrinya. Kemudian melenggang bersama orang-orang yang satu tujuan.

Hakam Mabrur adalah warga Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berat badannya 48 Kg, sementara tingginya 160 Cm. Sebagai warga NU, untuk menjalankan cita-citanya, ia meminta doa orangtua dan kiai. Pada Oktober lalu, ia meminta doa Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Kamis malam (10/10/2019).

Ia sejatinya akan berangkat pada bulan itu juga. Namun urung karena tak kunjung mendapat izin dari satu negara. Ia menunggu, dan mendapat izin pertengahan Desember ini.

Perjalanan Hakam akan berakhir di Afrika Selatan. Di negara tersebut, ia akan berziarah ke makam Syekh Yusuf Makassari. Meskipun jenazahnya telah dipindahkan ke Indonesia, dia akan tetap ke tempat awal dikebumikannya ulama pejuang tersebut. Demikian dikutip dari laman Nahdatul Ulama (NU Online) pada Rabu (18/12/2019).

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya