Warga di New Plymouth, Selandia Baru memiliki kesempatan untuk belajar tentang agama Islam lebih dalam, ketika tur Voice of Islam's Togetherness Tour Kotahitanga berhenti di New Plymouth pada Kamis (5/3/2020) besok.
Sejatinya tur Voice of Islam's Togetherness Tour Kotahitanga merupakan bentuk tanggapan terhadap kasus serangan Masjid di Christchurch pada 15 Maret 2019, ketika seorang pria bersenjata melakukan serangan sendirian yang menewaskan 51 orang. Serangan ini motifnya islamofobia. Oleh karena itu tur dilakukan agar lebih banyak warga Selandia Baru yang mengenal ajaran Islam yang damai.

Tur ini diselenggarakan oleh Western Institute of Technology di Te Piere o Te Rangi, Taranaki. Mereka ingin warga Selandia Baru lebih mengenal Islam agar muncul sikap menghormati dan toleransi.
Sebuah pameran berjudul 'Apa Itu Islam?' akan berlangsung dari pukul 17:00 hingga 21:00. Sedangkan kuliah umum mengenai Islam dimulai dari pukul 18:00 hingga 20:00, yang bertujuan untuk menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang Islam di dalam komunitas.
Pembicara tamu yang akan hadir adalah Fahad Tasleem, pendiri Institute DC Seminary yang memberdayakan umat Islam secara spiritual. Selain itu juga pembicara lainnya yakni Duta Besar One Ummah Tim Chambers dan pekerja sukarelawan Sierra Leone, John Fontain.