SHIRAZ adalah salah satu kota tertua di Iran. Kota ini kaya akan sejarah, budaya, dan seni kerajinan. Kekayaan kota ini semakin menakjubkan dengan kehadiran sebuah masjid yang spektakuler yakni Masjid Nasir Al Mulk.
Terbuat dari kaca patri yang mempesona, ribuan keramik yang menempel langit-langit, serta permadani Persia yang menutupi lantai, tempat ibadah ini terlihat bak pelangi warna yang indah di setiap arah, seperti melangkah ke kaleidoskop.

Dilansir dari atlas obscura, Senin (16/3/2020) Masjid ini dinamai sebagai Masjid Pink karena banyaknya ubin berwarna pink yang menyelimuti langit-langit. Waktu terbaik untuk mengunjungi masjid adalah di pagi hari, ketika matahari memantulkan pola kaca patri ke lantai.
Di dalam masjid terdapat halaman terbuka dengan kolam persegi panjang di tengah yang dikelilingi oleh bunga. Fasad bangunan ini menampilkan puluhan lengkungan arab, yang menambah keindahan pertunjukan cahaya dari kaca patri.
Masjid Nasir al-Mulk dibangun sekira 1876 hingga 1888, pada masa dinasti Qajar, atas perintah Mirza Hasan Ali atau yang dikenal sebagai Nasir ol Molk.
Mirza Hasan Ali adalah seorang penguasa pada masa pemerintahan Dinasti Qajar. Dinasti Qajar adalah dinasti yang memerintah Iran sejak tahun 1785 hingga 1925.
Masjid Nasir al Mulk didesain oleh Mohammad Hasan e Memar, seorang arsitek Iran, dan Mohammad Reza Kashi Saz e Siraz yang membutuhkan waktu sekira 12 tahun. Sedangkan untuk konstruksinya dilakukan dibawah perlindungan Endowment Foundation of Nasir ol Molk, yang juga milik sang penggagas.
(Fahmi Firdaus )