nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Cara Berbakti kepada Orangtua di Tengah Wabah Corona

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 07:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 25 614 2188844 ini-cara-berbakti-kepada-orangtua-di-tengah-wabah-corona-9ACHyhI8NE.jpg Anak mendoakan orangtua (Foto: Islam Ru)

Ketika terjadi wabah corona (COVID-19), semua orang diimbau untuk berdiam diri. Begitu juga dengan para perantau, harus mengurungkan diri di mana pun berada.

Biasanya perantau pulang terlebih dulu ketika mereka ada kesempatan libur untuk menjenguk kedua orangtuanya. Namun di tengah wabah corona mereka dilarang melakukan hal itu karena takut menyebarkan virus corona.

Lalu adakah amalan lain untuk berbakti kepada orangtua tanpa menemuinya langsung?

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Masjid Istiqlal, Ustadz Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, ada hal lain yang bisa dilakuan yakni berbakti kepada orangtua tanpa harus menemuinya karena alasan tertentu, seperti menghindari wabah corona.

 mendoakan orangtua

"Berbakti bisa dilakukan dengan mendoakan, mengirimkan bacaan Alfatehah, serta bersedekah atas nama beliau yaitu kedua orangtua," ujarnya saat dihubungi Okezone kemarin.

Salah satu doanya yang umum dibaca adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا

Allahumma Fighfirlii Wa Liwaa Lidhayya Warham Humaa Kamaa Rabbayaa Nii Shaghiraa

Artinya: "Ya Allah, ampunilah semua dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, serta berbelaskasihlah kepada mereka berdua seperti mereka berbelas kasih kepada diriku di waktu aku kecil."

Sementara Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia, Ustadz Fauzan Amin menuturkam, mengunjungi orangtua atau keluarga di kampung halaman hukumnnya sunah, serta bagian dari ketaan kita sebagai anak yang tidak pernah lupa kepada kedua orangtuanya dan hukumnya adalah wajib.

"Taat kepada orangtua wajib dan mengunjunginya sunah," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa, Maret 2020.

Namun, terang Ustadz Fauzan, jika ada sesuatu yang berdampak kemudharatan, seperti datangnya pandemi virus corona saat ini supaya tidak mudah tertular maka hendaknya mengurungkan niatnya untuk sementara.

"Menghindari kemudaratan juga wajib, seperti taat kepada pemimpi atau pemerintah. Taat kepada keputusan Majelis Ulama Indonesia juga wajib," ujarnya.

Allah SWT berfirman,

يأيها الذين أمنوا أطيعوا الله وأطيعوا الرسول وأولى الأمر منكم

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan ulil amri di antara kamu" (QS. An-Nisa`: 59).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini