Pandemi corona terjadi di berbagai belahan dunia, dari Asia, Eropa, Amerika hingga Afrika. Akibatnya pemerintah di berbagai negara pontang-panting menghadapi wabah corona.
Pemerintah di berbagai negara menerapkan physical distancing, karantina, hingga lockdown demi mencegah pandemi corona yang masih berlanjut. Pemerintah India juga mati-matian mencegah pandemi corona di tengah jumlah penduduknya yang sangat banyak.
Seperti dilansir dari Business Recorder, Senin (30/3/2020), saat ini sebanyak 210 jamaah Tablighi Jamaat dikarantina di Masjid Noor Qasimabad, Hyderabad, India karena takut terjadi penyebaran virus corona.

Sementara dua lainnya telah dikirim ke rumah sakit sipil di Hyderabad. Dilaporkan salah satu dari mereka telah terinfeksi virus corona makanya harus diisolasi.
Sedangkan sisa 208 jamaah Tablighi Jamaat telah diisolasi di Masjid Noor Qasimabad. Mereka juga diberi tes virus corona untuk mengetahui kondisinya.
Selain itu delapan orang yang diduga terjangkit COVID-19 telah dikirim ke pusat karantina yang didirikan di Rumah Sakit Pemerintah Kohsar, Latifabad dengan memakai ambulans.
Pengawas medis rumah sakit memberi tahu bahwa 8 orang ini adalah penduduk Hyderabad. Pemerintah India berusaha keras untuk mencegah wabah corona semakin menyebar di antara warganya.
(Dyah Ratna Meta Novia)