Namun, Pelatih dan Motivator Muslim asal Pakistan Aiasha Amir punya pandangan yang berbeda. Baginya, jika seseorang dengan gejala COVID-19 tapi tidak di bawah pengawasan dokter dan batuk serta flunya tergolong ringan, maka orang tersebut bisa tetap berpuasa.
"Ini dikembalikan lagi pada kondisi kesehatan orang tersebut, apakah penyakitnya sangat parah atau ringan (tidak ada bahaya bagi tubuh jika tetap berpuasa) maka berpuasalah. Intinya, selama tidak mempengaruhi kesehatan fisik, tidak apa-apa untuk tetap berpuasa," terangnya.
(Dewi Kurniasari)