Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Corona dan Munculnya Problematika Fikih

Corona dan Munculnya Problematika Fikih
A
A
A

Ibnu Majah كتاب اقامت الصلاة

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يمسح مناكبنا في الصلاة ويقول استوا ولا تختلفوا فتختلف الى اخر الحديث

Artinya, Rasulullah telah merapatkan bahu-bahu kami ketika hendak didirikan sholat sambil berkata betulkan, penuhkan dan rapatkan shaf shaf kalian, jangan jadikan bengkok bengkok niscaya nanti akan berselisih hati-hati kamu sekalian, hendaklah shaf paling dekat denganku terdiri dari orang cerdik pandai dan matang pikirannya dari kalangan kamu kemudian mengikuti shaf seterusnya orang baligh tetapi belum matang pemikirannya atau orang yang hampir mencapai umur baligh, kemudian hendaklah mengiringi shaf seterusnya anak anak yang telah mumayyiz.

Jelas kalau dari hadis ini shaf yang ada pada gambar di bawah ini jelas tidak memenuhi tuntutan nabi. Sehingga bisa disimpulkan tidak sah berdasarkan hadis shollu kama raitumuni usholli.

Oleh karenanya kalau kita memang berniat sholat berjamaah ya harus tertib rapi bahkan di dalam surat shaf ayat 4 jelas ان الله يحب اللذين يقاتلون في سبيله صفا كانهم بنيان مرصوص

Muncul persoalan dalam kondisi darurat corona khawatir bersentuhan ketika sholat saya berpendapat shaf yang seperti gambar, maka sholat berjamaahnya sah namun tidak afdhal, mengenai pahalanya 25 atau 27 wallahu a'lam.

Persoalan Sholat Berjamaah

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement