Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadist-Hadist Termasyhur Jelaskan Keberadaan Basmalah di Awal Surah Al Fatihah, Yuk Simak Penjelasannya

Wilda Fajriah , Jurnalis-Sabtu, 02 Mei 2020 |12:00 WIB
Hadist-Hadist Termasyhur Jelaskan Keberadaan Basmalah di Awal Surah Al Fatihah, Yuk Simak Penjelasannya
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

SEBAGIAN umat islam ketika bertindak sebagai imam sholat selalu mengucapkan basmalah di awal bacaan Surah Al Fatihah. Sebagian lainnya hanya membacanya dalam hati.

Lalu apakah basmalah bagian dari Surah Al Fatihah? Dalam penjelasan tafsir QS. Al Fatihah Ayat 1 yang dikutip dari laman Kemenag pada Selasa (28//2020), ada beberapa pendapat ulama berkenaan dengan Basmalah yang terdapat pada permulaan Surah Al-Fatihah. Di antara pendapat-pendapat itu yang termasyhur ialah:

1. Basmalah adalah ayat tersendiri, diturunkan Allah untuk jadi kepala masing-masing surah, dan pembatas antara satu surah dengan surah yang lain.

Jadi dia bukanlah satu ayat dari Al-Fatihah atau dari surah yang lain, yang dimulai dengan Basmalah itu. Ini pendapat Imam Malik beserta ahli qiraah dan fuqaha (ahli fikih) Madinah, Basrah dan Syam, dan juga pendapat Imam Abu Hanifah dan pengikut-pengikutnya. Sebab itu menurut Imam Abu Hanifah, Basmalah itu tidak dikeraskan membacanya dalam sholat, bahkan Imam Malik tidak membaca basmalah sama sekali.

Hadist Nabi Muhammad SAW: Dari Anas bin Malik, dia berkata, "Saya sholat di belakang Nabi SAW, Abu Bakar, Umar dan Usman. Mereka memulai dengan Alhamdulillahi rabbil 'alamin, tidak menyebut Bismillahirrahmanirrahim di awal bacaan, dan tidak pula di akhirnya." (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

2. Basmalah adalah salah satu ayat dari Al Fatihah, dan pada Surah An-Naml (27:30).

Ini adalah pendapat Imam Syafi'i beserta ahli qiraah Mekkah dan Kufah. Sebab itu menurut mereka Basmalah itu dibaca dengan suara keras dalam salat (jahar). Dalil-dalil yang menunjukkan hal itu antara lain Hadist Nabi Muhammad SAW:

Dari Ibnu 'Abbas, ia berkata, Rasulullah SAW mengeraskan bacaan Bismillahirrahmanirrahim. (Riwayat al-hakim dalam al-Mustadrak dan menurutnya, hadist ini sahih)

Dari Ummu Salamah, katanya, Rasulullah SAW berhenti berkali-kali dalam bacaanya Bismillahirrahmanirrahim, al-Hamdulillahi Rabbil- 'alamin, ar-Rahmanir-rahim, Maliki Yaumid-din. (Riwayat Ahmad, Abu Daud, Ibnu Khuzaimah dan al-hakim. Menurut ad-Daruqutni, sanad hadist ini sahih).

Abu Hurairah juga sholat dan mengeraskan bacaan Basmalah. Setelah selesai salat, dia berkata, "Saya ini adalah orang yang sholatnya paling mirip dengan Rasulullah."

Muawiyah juga pernah sholat di Madinah tanpa mengeraskan suara Basmalah. Ia diprotes oleh para sahabat lain yang hadir di situ. Akhirnya pada sholat berikutnya Muawiyah mengeraskan bacaan Basmalah.

"Dengan nama Allah" maksudnya "Dengan nama Allah saya baca atau saya mulai". Seakan-akan Nabi berkata, "Saya baca surah ini dengan menyebut nama Allah, bukan dengan menyebut nama saya sendiri. Sebab ia wahyu dari Tuhan, bukan dari saya sendiri."

Maka Basmalah di sini mengandung arti bahwa Alquran itu wahyu dari Allah, bukan karangan Muhammad SAW dan Muhammad, itu hanyalah seorang Pesuruh Allah yang dapat perintah menyampaikan Alquran kepada manusia. (abp)

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement