Sekjen Liga Muslim Dunia Sebut Einstein Bukan Seorang Ateis

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 03 Mei 2020 21:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 03 614 2208610 sekjen-liga-muslim-dunia-sebut-einstein-bukan-seorang-ateis-gUANpZXYkU.jpg Albert Einstein (Foto : Warstek)

Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) Sheikh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa mengatakan bahwa fisikawan ternama dunia, Albert Einstein semasa hidupnya bukanlah seorang ateis. Einstein diyakini percaya bahwa alam semesta dikendalikan oleh suatu kekuatan yang besar.

"Berdasarkan karya tulisnya, dan informasi yang secara pribadi saya dengar dari sejumlah ilmuwan, Einstein percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur alam semesta ini," ujarnya kepada MBC, seperti dikutip Okezone dari alarabiya, Minggu (3/5/2020).

Kendati demikian, Al-Issa menambahkan, Einstein memang tidak percaya pada konsep nabi atau pesan-pesan surgawi. "Dia tidak percaya akan hal itu, tetapi dia percaya bahwa ada yang mengatur alam semesta," tegasnya.

Einstein

Berdasarkan informasi tersebut, Issa pun menyatakan bahwa klaim-klaim yang menyatakan Einstein tidak percaya pada keberadaan sang Pencipta atau pengelola alam semesta adalah tidak benar.

Isu keyakinan atau kepercayaan yang dianut oleh Einstein memang telah menjadi perdebatan panas selama bertahun-tahun. Kedua kubu yang memperdebatkan permasalahan ini, pada dasarnya mengutip beberapa kutipan terkenal Einstein untuk mendukung argumen mereka.

Kubu yang tidak percaya bahwa Einstein adalah seorang ateis kerap menggunakan kutipan ini, "Ilmu tanpa agama itu buta, agama tanpa ilmu lumpuh."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara kubu yang percaya bahwa Einstein adalah seorang ateis selalu menggunakan kutipan, "Saya tidak percaya Tuhan secara personal, dan tidak pernah menyangkal hal ini tetapi saya sering mengekspresikannya."

Ilmuwan paling terkenal pada abad ke-20 itu juga pernah menulis surat di tahun 1954 yang berbunyi, "Kata 'Tuhan' bagi saya tidak lebih dari ekspresi dan produk kelemahan manusia."

Einstein

Bahkan, satu tahun sebelum kematiannya pada 1955, Einstein sempat menulis surat kepada seorang filsuf. Dalam surat tersebut dia mengatakan 'dengan senang hati' merupakan bagian dari Yahudi. Namun di satu sisi, Einstein mengatakan Yahudi sebetulnya sama saja dengan agama lain yakni merupakan inkarnasi dari takhayul yang paling kekanak-kanakan.

Walter Isaacson, penulis biografi 'Einstein : His Life and Universe,' mengatakan, "Einstein biasanya enggan memberikan jawaban sederhana. Seperti kebanyakan manusia, seiring berjalannya waktu perasaannya tentang kerohanian juga berubah-ubah. Terkadang dia mengekspresikan dirinya dalam istilah yang lebih spiritual, dan tak jarang pula dia lebih menyerupai pembangkang agama."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya