“Ada banyak peternak ayam yang mengeluh dan sambat (mengeluh) karena sepi. Bunda ( Istri Gus ) berinisiatif membeli ayam tersebut sebisanya kemudian membaginya ke warga kampung sekitar,” tutur Gus Miftah.
Ia menjelaskan ayam yang disedekahkan tersebut bukan berbentuk makanan yang sudah matang, tetapi berupa ayam potong yang masih belum dimasak alias mentah.
“Alhamdulillah berbagi dalam bentuk baru. Ayam mentah sehingga warga bisa memasaknya sesuai selera. Pedagang ayamnya senang warga pun senang,” katanya.
Baca Juga: 8 Tahun Mualaf, Impian Indah Ayana Moon Menyentuh Hati
“Matur nuwun bunda ilmunya @gus_atqi_ning_mecca_. Ahhhhh shodaqoh kok pamer, memberi kok diperlihatkan, pasti nggak ikhlas? Preeeeeet......... Sdah enggak sedekah, enggak memberi, cangkeme cereweeeet,” pungkas Gus Miftah.
(Abu Sahma Pane)