Terkait dengan Ramadhan, menurutnya ini adalah bulan yang paling menantang secara fisik, mental dan spiritual. Meskipun khawatir dengan keluarga serta tuntutan beban pekerjaan yang semakin berat, namun Aisha masih membuktikan kekuatan imannya untuk tetap melayani masyarakat sesuai sumpah yang dimilikinya.
“Suami saya agak khawatir karena dia pikir ini agak berat bagi saya. Dia mengatakan bahwa mungkin seharusnya saya tidak bekerja. Tetapi keduanya harus dilakukan, saya harus berpuasa dan pergi bekerja. Saya sudah menjadi perawat selama 10 tahun. Ini yang selalu saya lakukan, ini adalah pekerjaan pertama saya, saya tidak bisa membayangkan melakukan hal lain. Meskipun ada risiko, saya akan melakukan yang terbaik sebisa mungkin dan sisanya terserah pada Tuhan,” tutupnya.
(Fahmi Firdaus )