nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gemakan Takbir Idul Fitri tapi Hindari Salaman Apalagi Cipika-Cipiki

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 14:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 616 2218037 gemakan-takbir-idul-fitri-tapi-hindari-salaman-apalagi-cipika-cipiki-8ZEf9k3y9s.jpg

Lebaran di tengah pandemi memang baru kali ini terjadi. Butuh banyak penyesuaian agar semua selamat dan bahagia di hari nan fitri. Salah satu hal penting yang tak boleh dilupakan adalah hindari salaman apalagi cipika cipiki.

"Untuk sementara, selama pandemi ini belum berakhir sebaiknya tidak melakukan kontak fisik, berupa jabat tangan maupun "cipika-cipiki"," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jum'at (22/5/2020).

Hingga Kamis 21 Mei, kasus covid-19 masih terus bertambah di Indonesia. Gugus Tugas Covid-19 mencatat, 20.162 positif terinfeksi corona, 4.838 orang sembuh dan 1.278 di antaranya meninggal dunia. Wilayah Jawa Timur menjadi salah satu kawasan dengan jumlah kasus positif tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Per Kamis 21 Mei, terdapat 2.998 orang positif corona di Jatim.

Khofifah yang juga menjabat ketua umum PP Muslimat NU itu mengingatkan kondisi pandemi ini sangat berbahaya jika ada kerumunan dan kontak fisik. Alhasil, tradisi berkunjung ke sanak saudara saat Lebaran juga sebaiknya dihindari.

Khofifah mengatakan, tali silaturahmi dan saling bermaaf-maafan tetap dapat terjalin ditengah situasi pandemi ini. Sebagai gantinya, lanjut dia, masyarakat bisa melakukannya dengan telepon, WhatsApp, SMS, video call, dan lain sebagainya.

"Dengan memanfaatkan teknologi silaturahmi bisa tetap erat, silaturahim bisa dilakukan online, tanpa harus ketemu secara fisik," imbuhnya.

Khofifah menambahkan, dengan melaksanakan ibadah dan menjalin silaturahmi online dari rumah, berarti semua orang telah ikut menjaga orang terdekat dan terkasih agar bisa tetap sehat tanpa beresiko tertular virus.

Khofifah pun berharap masyarakat untuk bisa memahami dan membangun kesadaran masing-masing agar situasi di Provinsi Jawa Timur bisa semakin kondusif dan terkendali.

"Mari kita sambut Idul Fitri dengan semarak dan penuh sukacita, sekalipun situasi Indonesia tengah dirudung keprihatinan akibat darurat Covid-19 ini. Gemakan takbir diseluruh penjuru Jawa Timur, tanpa harus berkeliling dan berkerumun," pungkasnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini