Makanan Tradisional Khas Idul Fitri di Berbagai Negara, Apa Saja?

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2020 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 24 614 2218818 makanan-tradisional-khas-idul-fitri-di-berbagai-negara-apa-saja-97WD57YZs3.JPG Muslimah Palestina sedang membuat makanan tradisional khas Lebaran (Foto: Reuters)

UMAT Islam di seluruh dunia merayakan hari raya Idul Fitri tahun ini dengan keprihatinan di tengah wabah global bernama virus corona alias Covid-19. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dirayakan secara gegap gempita, lebaran tahun ini dirayakan secara terbatas dengan berpedoman pada physical distancing demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Meski begitu, perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah masih terobati dengan hadirnya beragam kuliner khas lebaran. Seperti di Indonesia misalnya, sajian khas Idul Fitri yang masih jadi favorit ialah ketupat dan opor ayam. Tak hanya itu, ada pula rendang dan sambal goreng ati yang bisa memanjakan lidah.

Begitupun di kawasan Timur Tengah dan Asia Selatan. Sheer Khurma, atau 'Sewaiyan' adalah santapan wajib berupa makanan manis dari bihun yang biasa disajikan oleh masyarakat Asia Selatan.

Baca juga: Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Sedangkan masyarakat Timur Tengah terdapat kue mentega yang dijejali dengan pasta kurma atau serpihan kacang pistachio atau walnut kemudian ditaburi gula.

Ilustrasi

Melansir dari laman BBC News Indonesia, Minggu (24/5/2020), kue mentega ini sangat laris saat buka puasa maupun perayaan Idul Fitri di Timur Tengah. Namanya pun beragam di masing-masing negara. Di Suriah kue ini dikenal dengan sebutan Mamoul, kemudian Klaicha di Irak, dan Kahk di Mesir.

Baca juga: Raja Salman Izinkan Masjidil Haram & Masjid Nabawi Gelar Sholat Id

Di samping menikmati beragam sajian khas Idul Fitri, sejumlah umat muslim mempersiapkan paket makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini