Pengelola Travel Haji dan Umrah Tak Terkejut Haji Dibatalkan, Ini Alasannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 614 2223185 pengelola-travel-haji-dan-umrah-tak-terkejut-haji-dibatalkan-ini-alasannya-hbbZGp49Bb.JPG Umat Islam melaksanakan thawaf di Ka'bah, Makkah Al-Mukarromah (Foto: Okezone.com)

CALON jamaah haji Indonesia dipastikan batal berangkat tahun ini. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi dengan sejumlah pertimbangan di antaranya keselamatan jamaah dan mepetnya waktu persiapan.

"Ini keputusan pahit dan sulit, di satu sisi kita sudah berusaha untuk penyelenggaraan haji tahun ini. Tapi di sisi lain kita memikirkan tanggungjawab bagi keselamatan jamaah dan petugas haji," kata Menag dalam konferensi pers via Zoom, Selasa (2/6/2020).

Keputusan jamaah Haji Indonesia gagal berangkat ini pun tertuang dalam Surat Keputusan Menag Nomor 494 Tahun 2020 mengenai pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan haji 1441 H/2020 M.

Baca juga: Tak Hanya Haji Reguler, Haji Khusus dan Furoda Juga Ditiadakan

Mengetahui kabar ini, Ketua Komunitas Dai Daiah Indonesia, Ustadz Mahfud Said mengaku tidak begitu terkejut. Dia sudah memperkirakan keputusan ini yang akan diambil Menag.

"Sebab, kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum terkontrol," terangnya kepada Okezone melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Jamaah Haji

Ustadz Mahfud yang juga memiliki travel haji dan umrah pun sadar bahwa keputusan ini akan sangat menyedihkan bagi calon jamaah haji yang sudah siap berangkat. Tapi, sambung dia, Allah Subhanahu wata'ala tentu sudah menyediakan hikmah besar di balik keputusan ini.

Baca juga: Haji 2020 Batal, Menag: Ini Keputusan Pahit dan Sulit

Hal ini bisa dilihat dari peristiwa batalnya umrah di zaman Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, tepatnya pada 6 Hijriyah. Nabi dan para sahabat saat itu ditahan Kaum Quraisy Makkah, dan tidak boleh melanjutkan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah, sehingga terjadilah perjanjian Hudaibiyah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Di sinilah iman para sahabat diuji, karena Nabi menerima perjanjian Hudaibiyah, di mana secara lahiriyah sangat merugikan kaum muslimin, dan banyak yang memprotes dan marah karena gagalnya umrah kali ini, karena Nabi sendiri yang menyampaikann telah masuk Ka'bah dan memegang kunci Ka'bah, namun harus gagal dan kembali ke Madinah.

"Sekilas perjanjian ini sangat merugikan Nabi dan kaum muslimin, namun justru dengan perjanjian Hudaibiyah ini kaum muslimin mendapatkan kemenangan telak, dan kemudian hari kemenangan benar-benar terjadi sebagaimana janji Allah Subhanahu wata'ala dalam surat Al-Fath," papar Ustadz Mahfud.

Ia pun memberi pesan kepada calon jamaah haji yang gagal berangkat.

"Menyadur ayat Alquran, bisa jadi batalnya haji tahun ini tidak menyenangkan buat jamaah semua, tetapi ini adalah yang terbaik menurut Allah. Selalu lah berprasangka baik kepada Allah dan sesuai sabda Nabi: 'Prasangka hambaku adalah kehendakku, prasangka baik menjadikan kebaikan dan kebahagiaan'," pesan dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya