Haji 2020 Batal, Menag: Ini Keputusan Pahit dan Sulit

Rizka Diputra, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 614 2223127 haji-2020-batal-menag-ini-keputusan-pahit-dan-sulit-IVum5DGNjP.JPG Jamaah haji di Masjidil Haram (Foto: Okezone.com)

PEMERINTAH melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI, memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini dengan alasan keselamatan kesehatan jamaah selama pandemi virus corona (Covid-19).

Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi mengatakan, keputusan diambil setelah memertimbangkan berbagai aspek termasuk waktu yang tidak memungkinkan melakukan persiapan keberangkatan hingga pemulangan jamaah yang akan memerlukan waktu lebih lama, bila mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Arab Saudi soal haji 1441/2020, juga melakukan kajian literatur tentang data haji di masa lalu. Didapatkan fakta pada masa wabah, ibadah haji telah mengakibatkan tragedi kemanusiaan puluhan ribu jadi korban," Menag dalam konferensi pers via zoom di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Jamaah Haji

Ibadah haji pernah ditiadakan seperti pada tahun 1846-1850 akibat serangan wabah kolera yang menghantam Makkah dan menewaskan lebih dari 15.000 orang. Wabah itu kembali muncul lagi pada tahun 1865 dan 1883. Indonesia lanjut Menag, juga pernah tidak memberangkatkan jamaah haji pada masa agregasi Belanda pada tahun 1946-1948.

Baca juga: Menag: Tahun Ini Pemerintah Tidak Berangkatkan Jamaah Haji

"Pihak Arab Saudi pagi ini tak kunjung membuka akses bagi negara manapun. Pemeritnah tak punya cukup waktu untuk persiapan pelayanan dan perlindungan jamaah haji," imbuhnya.

"Ini keputusan pahit dan sulit, di satu sisi kita sudah berusaha untuk penyelenggaraan haji tahun ini. Tapi di sisi lain kita memikirkan tanggungjawab bagi keselamatan jamaah dan petugas haji," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini