Pemerintah Putuskan Haji Batal, Ini Tanggapan MUI

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 614 2223249 pemerintah-putuskan-haji-batal-ini-tanggapan-mui-BELMcoCBJS.JPG Ka'bah di Komplek Masjidil Haram, Makkah, Al-Mukarromah padat di musim haji (Foto: Ist)

PEMERINTAH Indonesia telah memutuskan tidak ada pemberangkatan jamaah haji tahun ini imbas virus corona (Covid-19) yang masih mewabah termasuk di Tanah Suci. Pembatalan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi dalam jumpa pers via telekonferensi hari ini.

Lantas, bagaimana pandangan Islam tentang pembatalan haji tersebut? Sementara masyarakat yang terkena imbas ini sebagian adalah golongan yang mampu, bahkan sudah selesai menyelesaikan kewajiban administrasi keberangkatan haji.

Baca juga: Haji 2020 Batal, Menag: Ini Keputusan Pahit dan Sulit

Wakil Sekjen Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Sholahudin Al Aiyub mengatakan, kebijakan pembatalan pemberangkatan haji tersebut sudah tepat dilakukan. Hal ini didasari atas keselamatan bagi jamaah itu sendiri.

Ibadah Haji

"Dengan alasan pertimbangan mengedepankan keselamatan jiwa jamaah, kebijakan tersebut untuk konteks Covid-19 saat ini sudah sesuai dengan ajaran Islam," ujarnya saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Lebih lanjut, kata dia, keputusan yang diambil pemerintah tersebut bukanlah untuk menghalangi umat Islam beribadah haji. Melainkan, mengutamakan keselamatan tubuh dari kemungkinan penularan Covid-19. Dan hal itu lebih penting karena telah sesuai kaidah Islam.

Baca juga: 2 Alasan Utama Pemerintah Batalkan Haji

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

Artinya: "Menolak kemafsadatan harus didahulukan daripada mengambil kemaslahatan,".

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kemudian, bagi para calon jamaah haji yang belum bisa berangkat lebih baik bersabar dan menunggu waktu yang ditentukan. Serta segala niat baik akan dicatat oleh Allah SWT, dan menjadi pahala sendiri.

"Bagi jamaah yang tidak bisa berangkat, ya menunggu. Insya Allah niat baiknya sudah dicatat sebagai sebuah kebaikan," kata Kiai Sholah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya