Indahnya Kerukunan, Kisah Umat Hindu Temukan Rumah di Masjid

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 03 614 2223745 indahnya-kerukunan-kisah-umat-hindu-temukan-rumah-di-masjid-7BXZjo5vUb.jpg Ilustrasi masjid. (Foto: Unsplash)

SETELAH kehilangan istri dan putrinya dikarenakan sakit serta rumahnya disita oleh bank, seorang pria beragama Hindu dari Kota Mumbai, India, menemukan rumah di dalam sebuah masjid di Amritsar. Hal itu terjadi saat ia berusaha mencari ketenangan, beberapa hari sebelum lockdown covid-19 diberlakukan.

Pria bernama Narender Ramachandra ini ikut ambil peran dalam hari raya Idul Fitri di Masjid Jami Madamassa Mohamaddia Mian Samdhu Shah di Jalan Sultanwind, Mumbai, dan ikut berdoa seraya meminta kepada Tuhan Yang Mahakuasa untuk meringankan rasa sakit dan penderitaan umat manusia karena virus corona.

Mengutip dari Times of India, Rabu (3/6/2020), pria berusia 73 tahun tersebut mengatakan putrinya yang berusia 15 tahun meninggal karena sakit. Maka itu, sang istri sangat syok dan tidak bisa menerima hingga meninggal tak lama kemudian.

"Saya telah menggadaikan rumah untuk membayar biaya pengobatan mereka, tetapi tidak ada yang bisa menyelamatkan mereka, mungkin memang seperti ini takdirnya," katanya.

Setelah bank mengambil alih rumahnya pada 2019, ia turut kehilangan pekerjaan. Hal tersebut membuat Narender mengalami depresi berat.

Setelah telantar beberapa hari di Mumbai, terpikir olehnya untuk pergi ke Amritsar. Rencana ini pun ia gencarkan pada awal Maret dengan menggunakan kereta.

Narender berencana mengambil lesung di Kuil Emas dan menghabiskan malam di mana pun. Suatu hari ketika menyusuri jalur dan Pasar Amritsar, tanpa disengaja ia tiba di dekat Madrasah, tempat bertemu dengan Imam Moulana Muzamil Hussain dan anggota Komite Idgah Intzamia.

Tersentuh dengan kisahnya, mereka meminta Narender untuk tinggal di Madrasah.

"Dia seperti telah dikirim Tuhan, kami memanggilnya Chacha dan akan menjaganya layaknya anggota keluarga," kata Gurfan Alam, anggota Komite Idgah Intzamia.

Ia menambahkan, mengingat Narender tidak memiliki siapa pun di Mumbai, mereka telah memintanya untuk tetap tinggal di Amritsar sesukanya, dan akan menganggapnya sebagai kakak sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini