Kisah Marbot Difabel, Istiqamah Jaga Masjid di Tengah Wabah Corona

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 614 2224652 kisah-marbot-difabel-istiqamah-jaga-masjid-di-tengah-wabah-corona-VWeq4gUmdG.JPG Marbot penyandang disabilitas istiqamah menjaga masjid di tengan pandemi corona (Foto: PPPA Daarul Qur'an)

MARBOT merupakan orang yang berjasa kepada masyarakat, khususnya untuk mengingatkan soal ibadah sholat lima waktu. Tak hanya sebagai pengingat, marbot juga berperan sebagai ruh dari sebuah rumah ibadah.

Ia tidak hanya menghidupkan masjid dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat, namun juga senantiasa menjaga kebersihan area dan di dalam masjid.

Salah satunya adalah marbot Masjid Al-Ikhlas, Muhammad Alim (35). Warga yang tinggal di daerah Salaman Mloyo, Semarang Barat, Jawa Tengah ini merupakan salah seorang pejuang dakwah di tengah wabah virus corona (Covid-19). Setiap hari ia selalu menghabiskan waktu senggangnya untuk menjaga rumah Allah, terutama pada masa pandemi.

Alim, adalah penyandang disabilitas yang memiliki ukuran kaki dan tangan yang tak sama seperti orang lain pada umumnya. Namun kondisi itu tidak membuatnya berkecil hati, ia tetap bersemangat untuk terus melakukan beragam aktivitas bermanfaat bagi orang lain, seperti berdakwah.

Baca juga: Benarkah Kamar Lama Tak Ditinggali Akan Dihuni Jin?

Meski harus bersusah payah menyusuri jalan dengan kondisi kaki yang tidak tumbuh sempurna, namun hal ini bukan alasan bagi Alim untuk meninggalkan kewajibannya. Mulai dari fajar menyingsing hingga petang tiba, Alim selalu memastikan kebersihan tempat ibadah. Ia juga mengumandangkan azan sebagai tanda waktu sholat telah tiba. Tujuannya jelas, agar umat Islam segera menunaikan kewajibannya.

Selain itu, Alim juga merangkap menjadi guru mengaji di masjid yang ia jaga tersebut. Anak-anak dari lingkungan sekitar berdatangan untuk menutut ilmu bersamanya. Namun ada yang berbeda dengan kondisi saat ini, di masa pandemi Covid-19 kegiatan mengaji di masjid pun terpaksa diliburkan.

Marbot Difabel

"Masjid sekarang jadi sepi jamaah, anak-anak juga ngajinya libur dulu karena lagi ada virus ini. Tapi ya ndak apa, ini semua kan demi kebaikan bersama juga," kata Alim dalam rilis dari PPPA Daarul Qur'an yang diterima Okezone, Kamis (4/6/2020).

Selain Alim, ada juga Aris Wili (38). Ia merupakan marbot Masjid An-Nur di bilangan Gandul, Cinere, Depok. Wili pun sempat menceritakan soal sepinya masjid yang dijaganya ini saat wabah Covid-19 ini.

Baca juga: 3 Manfaat Basmalah yang Jarang Diketahui

Ia mengatakan, masjid menjadi sepi karena ditinggal jamaahnya karena takut terpapar virus corona. Untuk menghidupkan sholat berjamaah, Wili bersama para pengurus masjid menerapkan protokol Covid-19 di masjid yang dijaganya.

"Kami mewajibkan jamaah yang mau sholat berjamaah di sini untuk mencuci tangan sebelum berwudhu, dan pakai sanitizer sebelum masuk masjid. Jamaah juga disarankan menggunakan masker, serta bawa alat salat sendiri. Sholatnya pun pakai jarak dan sudah kami tandai di lantainya. Saya juga pel lantai masjid sesering mungkin," tuturnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia mengaku rindu dengan ramainya aktivitas masjid pada masa sebelum pandemi. Wili berharap, wabah yang tengah melanda Indonesia dan dunia ini segera usai. "Masjid selama wabah ini jadi sepi. Semoga wabahnya cepat berlalu agar jamaah bisa kembali ke masjid. Apa artinya masjid kalau tidak ada jamaahnya," ujar dia.

Para marbot ini tetap istiqamah menjaga rumah Allah selama masa wabah berlangsung. Hal inilah yang membuat Laznas PPPA Daarul Qur'an mengapresiasi keteguhan hati mereka, sehingga menyampaikan amanah donatur berupa bingkisan sembako kepada mereka.

"Mereka adalah aset dakwah yang harus kita jaga, tak hanya semangatnya namun juga dapurnya. Di saat yang lain pergi, para marbot tetap istiqamah menjaga rumah Allah dan menyuarakan azan sebagai pengingat sholat lima waktu. Menjaga mereka sama seperti menjaga api dakwah tetap menyala ditengah masyarakat, apalagi di masa pandemi ini," ujar Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Abdul Ghofur dalam keterangannya.

Oleh karenanya, Ghofur mengajak masyarakat tetap menjaga para marbot masjid ini dimanapun mereka berada.

"Alim dan Wili adalah beberapa dari banyak marbot masjid yang didampingi PPPA Daarul Qur'an ditengah masa krisis akibat pandemi covid-29 ini. Ayo kita bersamai mereka, agar azan tetap berkumandang dan mereka tetap semangat berdakwah ditengah masyarakat," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya