Perempuan Berhijab Jadi Cover Majalah Vogue

Restu Prihargayu, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 614 2226232 perempuan-berhijab-jadi-cover-majalah-vogue-woBZi1lp4J.JPG Wanita muslimah asal Somalia jadi cover Majalah Vogue, Inggris (Foto: AboutIslam)

MAJALAH Vogue sengaja mendedikasikan penghormatan kepada para pekerja kunci yang tetap bekerja selama lockdown di Inggris. Penghormatan tersebut dilakukan dengan menjadikan seorang wanita pekerja supermarket di Waitrose sebagai model sampul Majalah Vogue, Inggris edisi Juli 2020.

Majalah edisi kali ini, yang biasanya menampilkan selebritas dan supermodel Hollywood sebagai covernya, akan tersedia dalam tiga versi terpisah. Mereka adalah pengemudi kereta London dan seorang bidan sebagai sampul penutup.

Melansir dari laman AboutIslam, perempuan berhijab tersebut bernama Anisa Omar, berusia 21 tahun. Ia bekerja sebagai asisten supermarket Waitrose cabang King Cross di London, dengan pekerjaan melayani pelanggan di kasir dan mengosongkan rak.

Baca juga: Makna Nama Muhammad Raihan Al Amin, Cucu Wapres Kiai Ma'ruf Amin

Muslimah asal Somalia tersebut juga tengah belajar untuk menggapai gelar akademiknya pada jurusan manajemen bisnis. Pada gambar sampul Majalah Vogue, Annisa terlihat dipotret dengan tetap memakai seragam kerja lengkap dengan jilbab hitamnya.

Cover Majalah Vogue

Fotografer fesyen, Jamie Hawkesworth menghabiskan waktu dua minggu untuk memotret pekerja garis depan untuk edisi kali ini yang mulai terbit pada Jumat, 5 Juni 2020.

Selama pandemi Covid-19, para pekerja ini terbukti menjadi pahlawan di kehidupan nyata, berdiri untuk melayani masyarakat. Mereka menempatkan diri mereka dalam risiko bekerja dengan keras di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Amalan agar Cepat Naik Haji

Anisa Omar berujar bahwa berada di sampul Majalah Vogue merupakan sesuatu yang tak pernah ia bayangkan. Ia merasa sangat beruntung menjadi bagian dari pengalaman ini.

“Ketika diumumkan, saya merasa seperti harus masuk dan melakukan pekerjaan saya. Saya merasa sedikit cemas, tetapi, jujur saja, itu karena kita berada dalam pandemi sekarang, di mana orang-orang hanya lebih gelisah," kata Anisa.

“Jika saya dapat tersenyum pada wajah seseorang karena saya tersenyum, itu luar biasa bagi saya. Itu semua yang saya butuhkan," tambahnya.

Menjadi sampul Majalah Vogue merupakan pengalaman 'gila', namun dia merasa lebih dihargai profesinya.

“Senang menjadi pekerja kunci. Pekerjaan saya bukanlah sesuatu yang sebesar itu sebelumnya. Tapi sekarang sepertinya penting. Kita harus berada di sini, terlepas dari apa yang terjadi di dunia. Ini lebih dari sekadar pekerjaan sekarang."

Berdasarkan situs Worldometers, kasus pasien positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Inggris menembus angka 286.194 dan telah membunuh 40.542 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini