Makna Nama Muhammad Raihan Al Amin, Cucu Wapres Kiai Ma'ruf Amin

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 616 2226174 makna-nama-muhammad-raihan-al-amin-cucu-wapres-kiai-ma-ruf-amin-OyBZIgFU7K.JPG Cucu Wapres KH. Ma'ruf Amin, Muhammad Raihan Al Amin (Foto: Instagram)

KABAR bahagia datang dari keluarga Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma'ruf Amin. Pada Sabtu, 6 Juni 2020 lalu, ia baru saja menyambut kelahiran cucu laki-lakinya yang diberi nama Muhammad Raihan Al Amin dari putrinya, Siti Hatiunisa dengan berat badan 3,24 kg dan panjang 50 cm, di Rumah Sakit Ciputra Hospital Citra Raya.

Belum bisa menjenguk langsung ke rumah sakit, Wapres dan istrinya Nyai Hajjah Wury Estu Handayani pun melakukan video daring dengan anak dan cucunya. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa yang dipimpin oleh Kiai Ma'ruf, yakni untuk mendokan cucunya Muhammad Raihan Al Amin.

"Alhamdulillah ya mih, bayinya sehat Alhamdulillah. Gemuk ya," kata Siti Hatiunisa.

Baca juga: Bagaimana Hukum Wudhu di Kamar Mandi?

Nama cucu Kiai Ma'ruf Amin, yaitu Muhammad Raihan Al Amin bukan hanya sekadar nama Islami, namun ternyata memiliki makna yang sungguh luar biasa dan sekaligus dapat menjadi doa bagi bayi itu sendiri.

Seperti dikutip dari buku 'Himpunan Doa Raih Jodoh Terbaik, Rumah Tangga Sakinah dan Diberi Momongan Shalih/Shalihah' karya Ustadz Muammar Shiddiq, Muhammad Raihan Al Amin artinya yaitu Muhammad: yang dirahmati Allah, Raihan: bunga dari surga yang harum, Al Amin: amanah/dapat dipercaya.

Untuk itu jika digabungkan Muhammad Raihan Al Amin berarti anak laki-laki yang dirahmati Allah namanya selalu harum, serta amanah dan dapat dipercaya.

Wapres Ma'ruf Amin

Raihan (ريحان) dalam bahasa Arab berarti abunga dari surga yang aromanya harum. Selain itu, nama ini juga dapat ditemukan dalam Surah Al Waqiah ayat 89. Allah Subhanahu wata'ala berfirman:

فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ

(Fa rauḥuw wa raiḥānuw wa jannatu na'īm).

Artinya: "Maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan." (QS. Al Waqi'ah ayat 89).

Baca juga: Poligami dengan 2 Istri, Bolehkah Lakukan Threesome?

Sementara Al Amin yang juga merupakan nama belakang dari Kiai Ma'ruf, yaitu gelar yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW disandangkan oleh penduduk Makkah, karena Nabi sendiri dikenal sebagai seorang laki-laki yang penuh amanah, jujur dan dapat dipercaya.

Kemudian dai muda Nahdatul Ulama (NU), Ustadz M Najmi Fathoni mengatakan, jika memberikan nama yang baik kepada anak adalah kewajiban setiap orangtua dan dapat menjadi doa.

"Nama adalah doa," ujarnya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Dijelaskan dalam riwayat hadist berikut ini, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda:

مِنْ حَقِّ الْوَلَدِ عَلَى الْوَالِدِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ: أَنْ يُحْسِنَ اِسْمَهُ إِذَا وُلِدَ، وَيُعَلِّمَهُ الْكِتَابَ إِذَا عَقَلَ، وَيُزَوِّجَهُ إِذَا أَدْرَكَ.

Artinya: "Hak anak atas orang tuanya ada tiga: diberikan nama yang baik ketika lahir, diajarkan Alquran ketika sudah berakal (tamyiz) dan menikahkanya ketika sudah menemukan,".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini