Bagaimana Hukumnya Sholat dengan Mukena Warna-warni?

Senin 15 Juni 2020 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 330 2230366 bagaimana-hukumnya-sholat-dengan-mukena-warna-warni-6SgwAjlp1m.jpg ilustrasi (stutterstock)

SETIAP Muslimah diwajibkan untuk menutup aurat ketika sholat. Auratnya seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan. Di Indonesia, lazimnya perempuan sholat mengenakan mukena sebagai penutup aurat.

Tentu mukenanya harus memenuhi standar syariat, yaitu tidak transparan hingga terlihat warna kulit, menutup seluruh aurat dan tidak memperlihatkan bentuk lekuk tubuh.

Seiring berkembangnya fashion, maka mukena kini ada beragam jenis dan coraknya. Warnanya pun beraneka ragam, buka hanya putih.

Lalu, bagaimana hukumnya sholat dengan mukena yang berwarna-warni maupun bercorak?

Mengutip penjelasan dari buku ‘Bimbingan Islam untuk Hidup Muslimah’ karya DR. Ahmad hatta, MA Dkk dalam Bab Sholat Muslimah halaman 81 dijelaskan bahwa Rasullah pernah mengingatkan setiap Muslim terutama saat sholat untuk menghindari menggunakan pakaian yang mengundang atau jadi pusat perhatian orang (Syuhrah).

Baca juga: Gua Hira, Saksi Bisu Perjuangan Rasulullah Menerima Wahyu

Dalam sebuah hadist disebutkan, “Siapa yang memakai pakaian Syuhrah, maka Allah akan memakaikan pakaian yang serupa pada Hari Kiamat nanti. Kemudian, dalam pakaian tersebut akan dinyalakan api Neraka.” (HR Abu awud dan Ibnu Majah ).

Asy-Syarkhi mengatakan, “maksud hadist seseorang tidak boleh memakai pakaian yang sangat bagus dan indah hingga mengundang perhatian banyak orang, atau memakai pakaian sangat jelek dan lusuh hingga mengundang perhatian banyak orang adalah yang pertama, sebabnya karena berlebihan, sementara yang kedua karena menunjukan sikap terlalu pelit. Yang terbaik adalah pertengahan.” ( Al-Mabsuth, 30: 268 ).

Rasullah SAW bersabda, Siapa yang meninggalkan suatu pakaian dengan niat tawadhu’ atau rendah hati karena Allah, sementara ia sanggup mengenakannya, maka Allah akan memanggilnya pada Hari Kiamat di hadapan seluruh makhluk, kemudian ia diperintahkan untuk memilih perhiasan iman mana saja yang ingin ia pakai.” ( Ahmad dan tirmidzi, silsilatul Ahadist ash - Shahihah,718 ).

Maka dari itu, mukena atau pakaian yang mempunyai warna, corak beragam, menurut penjelasan buku tersebut, termasuk ke dalam pakaian syuhrah.

Penulis berpesan alangkah baiknya menggunakan mukena yang tidak mengundang perhatian banyak orang. Dikhawatirkan, mereka yang menggunakan mukena mempunyai warna atau corak beragam dapat menjadi ancaman sebagaiman hadist yang ditelah disebutkan di atas. (Pristia Astari)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya