3. Gigih mendukung Nabi Muhammad
Fatimah mengalami hari-hari awal yang sulit ketika masa kanak-kanak. Sementara ayahnya, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, dihadapkan dengan penindasan dari orang-orang kafir ketika beribadah di dekat Kakbah. Saat itulah Fatimah datang kemudian membantu Nabi Muhammad.
4. Pernikahannya yang sederhana
Fatimah menikah secara sederhana dengan Ali ibn Abi Talib. Pada hari besarnya itu, para penghuni langit bergembira melihat pernikahan Fatimah dan Ali. Pernikahan ini disebut sangat indah.
Ali memberikan mahar baju besi kepada Fatimah. Itu merupakan baju besi yang dahulu diberikan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kepada Ali. Kini menjadi mahar untuk putri Rasulullah.
5. Pejuang keadilan
Fatimah adalah seorang wanita muda pemberani yang mendedikasikan hidupnya untuk agama Islam. Hal itu membuat dia berada di garis terdepan dalam pergerakan. Fatimah tidak pernah mundur melawan ketidakadilan.