Indonesia Apresiasi Putusan Arab Saudi Gelar Haji 2020 dengan Jamaah Terbatas

Hantoro, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 614 2234688 indonesia-apresiasi-putusan-arab-saudi-gelar-haji-2020-dengan-jamaah-terbatas-5QapqlHlXS.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Kemenag.go.id)

PEMERINTAH Indonesia melalui Menteri Agama Fachrul Razi memberikan apresiasi kepada Arab Saudi terkait keputusan tetap menggelar ibadah haji 1441 Hijriah/2020 Masehi, namun dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas.

"Atas nama pemerintah, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi keputusan Saudi yang mengedepankan keselataman jamaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M," terang Menag dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Selasa (23/6/2020).

Masjidil Haram. (Foto: AFP)

Menag melanjutkan, di tengah pandemi virus corona (covid-19), keselamatan jamaah haji patut diutamakan. Apalagi, agama Islam mengajarkan bahwa mencegah kerusakan harus dikedepankan dibanding meraih kemanfaatan.

Oleh karena itu, imbau Menag, saat ini ikhtiar yang paling diprioritaskan adalah menjaga keselamatan jamaah haji di Tanah Suci. Inilah yang dilakukan pihak Pemerintah Arab Saudi.

"Keputusan Saudi sejalan dengan dasar pembatalan keberangkatan jamaah Indonesia yang diumumkan 2 Juni lalu, yaitu keselamatan jamaah haji," tegas Menag.

Sebagaimana diberitakan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait keputusan pelaksanaan ibadah haji 1441 Hijriah/2020 Masehi. Mereka memutuskan tetap menyelenggarakan prosesi haji tahun ini, tetapi dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas.

"Diputuskan bahwa haji untuk tahun ini (1441H/2020M) akan diadakan dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas dari berbagai bangsa yang telah tinggal di Arab Saudi akan dapat melaksanakannya," tulis pihak kementerian dalam pernyataan resminya, dikutip dari SPA.

Diterangkan pula bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan ibadah haji dilakukan dengan cara yang aman berdasarkan protokol kesehatan pencegahan wabah covid-19.

Lalu tetap menerapkan semua langkah pencegahan dan protokol jaga jarak sosial yang diperlukan untuk melindungi jamaah haji dari risiko terkait pandemi ini serta sesuai ajaran Islam dalam menjaga keselamatan jiwa-raga manusia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini