Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Haji 2020 Dibuka Terbatas, PBNU Maklumi Keputusan Arab Saudi

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 23 Juni 2020 |13:28 WIB
Haji 2020 Dibuka Terbatas, PBNU Maklumi Keputusan Arab Saudi
Ketua PBNU Robikin Emhas (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Pengurus Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Robikin Emhas menanggapi keputusan pemerintah Arab Saudi yang membuka ibadah haji 2020 dengan jamaah terbatas hanya untuk yang berada di negara itu saja.

"Kita mamaklumi keputusan pemerintah Saudi, karena kita tahu bahwa kesehatan dan keselamatan manusia adalah bagian dari ajaran Islam. Sedangkan bulan haji 1441 Hijriah masih dalam keadaan pandemi Covid-19," ujarnya dalam keterangan resminya yang diterima Okezone, Selasa (23/6/2020).

 Baca juga: Arab Saudi Putuskan Tetap Adakan Haji 2020 dengan Jamaah Terbatas

Kiai Robikin mengatakan, calon jamaah haji Indonesia juga bisa memahami keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut dan berharap tidak kecewa. Namun lain halnya, apabila yang memutuskan tidak melakukan pemberangkatan haji dengan alasan ketidak-siapan adalah Pemerintah Indonesia.

"Saya berharap calon jamaah haji tidak berkecil hati dengan keputusan pemerintah Saudi. Banyak peribadatan yang fadilah atau keutamaannya setara dengan menunaikan ibadah haji," ucapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement