Pesantren di Kulonprogo Mulai Aktif, Santri Wajib Bawa Surat Sehat

Rabu 24 Juni 2020 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 24 614 2235362 pesantren-di-kulonprogo-mulai-aktif-santri-wajib-bawa-surat-sehat-wzS1nbk8FT.jpg Perwakilan Kemenag kunjungi Ponpes Alquran Wates di Kulonprogo, DIY (Foto: KRjogja)

PERWAKILAN Kantor Kementerian Agama bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, DIY menyambangi Pondok Pesantren Alquran Wates (Pesawat), Selasa 23 Juni 2020, di Kedungpring Giripeni Wates.

Kunjungan ini sebagai tindak lanjut Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.

Seperti diketahui bahwa pada Rabu (24/6/2020), santri Pondok Pesawat dijadwalkan secara bertahap mulai kembali masuk asrama. Turut hadir Kakanwil Kemenag Kulonprogo, H Ahmad Fauzi didampingi Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag, beserta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, drg Th Baning Rahayujati MKes, dan Tim dari Puskesmas Wates, diterima langsung pengasuh Pondok Pesawat KH Ahmad Su’adi Chasan.

Baca juga: Gelar Haji saat Pandemi Corona, Menteri Arab Saudi: Ini Keputusan Sulit

“Selain menyampaikan sosialisasi dan menyampaikan SKB 4 menteri, kami juga melakukan pemantau kesiapan pembelajaran di pondok, dan fasilitas sarana protokol kesehatan yang harus dipenuhi dalam pelaksanaannya,” kata Fauzi, dikutip dari laman KRjogja.

Santri Pondok Pesawat secara bertahap mulai kembali masuk asrama hari ini. Gelombang pertama yakni santri yang berasal dari DIY, khususnya Kulonprogo. Selanjutnya kembali dilaksanakan pada 1 Juli 2020, dan 13 Juli 2020.

“Pengasuh pondok menyatakan bahwa santri yang datang kembali masuk asrama harus membawa surat keterangan sehat dari daerah asalnya. Pondok juga sedang menyiapkan fasilitas untuk bisa mematuhi standar protokol kesehatan, dan berupaya mengkarantina santrinya dengan menutup pintu gerbang sehingga santri tidak keluar masuk pondok tanpa kepentingan mendesak,” terangnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sekadar diketahui, Pondok Pesawat memiliki 210 santri ini, tahap pertama baru akan datang sejumlah 44 orang, selebihnya pada tahap-tahap berikutnya.

Selain itu juga memiliki pendidikan formal MI VIP dan SMP VIP, namun belum akan memulai pembelajaran tatap muka untuk pendidikan formalnya. Bila protokol kesehatan bisa dipatuhi, maka pondok pesantren akan menjadi tempat belajar yang aman dari penularan Covid-19.

“Saya berharap gugus tugas percepatan penanganan covid-19 yang dibentuk pondok, selalu melakukan pemantauan terhadap kepatuhan santri dalam menerapkan protokol Kesehatan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya