Arab Saudi Apresiasi Indonesia sebagai Negara Pertama Dukung Kebijakan Haji

Jum'at 26 Juni 2020 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 614 2236765 arab-saudi-apresiasi-indonesia-sebagai-negara-pertama-dukung-kebijakan-haji-Uz5AfumrDE.JPG Dubes Arab Saudi untuk Indonesia temui Menag, Fachrul Razi (Foto: website Kemenag)

PEMERINTAH Arab Saudi mengapresiasi dukungan Indonesia atas kebijakan pembatasan jamaah haji 1441H/2020M. Hal itu disampaikan langsung Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi kepada Menteri Agama RI Fachrul Razi di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

“Indonesia telah lebih dulu mengumumkan untuk membatalkan kebarangkatan jamaah haji. Saat ini, kita apresisi Indonesia dan Menag karena yang pertama mendukung keputusan Saudi dalam membatasi haji,” terang Essam bin Abed, dikutip dari website resmi Kemenag.

“Apresiasi ini disampaikan otoritas tertinggi di Saudi kepada Indonesia, terutama Menag yang terkait dengan urusan keagamaan di Indonesia,” tambah Essam.

Baca juga: Hari Antinarkoba Internasional, Ini Alasan Narkoba Haram meski Tak Ada di Zaman Nabi

Kerajaan Arab Saudi, pada Senin 22 Juni 2020, pukul 21.30 waktu setempat telah memutuskan untuk menggelar ibadah haji 1441H/2020M hanya secara terbatas untuk warga negara Saudi dan warga negara asing atau ekspatriat yang saat ini sudah berada atau berdomisili di Arab Saudi. Esok harinya, Menag Fachrul Razi mengapresiasi kebijakan Arab Saudi yang mengedepankan keselamatan jamaah haji.

Menurut Essam, keputusan ini diambil sebagai langkah mengamankan jiwa. Pandemi Covid-19 terjadi di hampir seluruh negara di dunia. Karenanya, Saudi mengambil keputusan untuk meniadakan keberangkatan jemaah dari seluruh negara. Jemaah haji tahun ini hanya dibatasi untuk warga Saudi dan WNA atau ekspatriat yang saat ini sudah berada atau berdomisili di Arab Saudi.

Essam menambahkan, sejak terjadi Covid-19, Saudi telah melakukan kajian terkait penyelenggaraan haji 1441H/2020M. Dalam proses tersebut, pada Maret 2020, Pemerintah Saudi melalui Kementerian Haji telah bersurat ke seluruh negara Islam untuk tidak tergesa-gesa melakukan kontrak.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Menurutnya, masalah haji sangat terkait dengan pembiayaan dan proses lainnya sehingga keputusan penundaan kontrak diambil sejak awal agar tidak ada dampak yang timbul darinya.

Pandemi Covid-19 sambung Essam, menyebabkan banyak negara menunda pelaksanaan semua kegiatan mereka yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Dan, kerumunan haji adalah yang terbesar di dunia. Bahkan, saat penyelenggaraan ibadah haji, ada momen saat jutaan jemaah kumpul di satu titik.

“Itu berpotensi masalah. Keputusan membatasi jemaah haji, demi keselamatan masyarakat. Atas nama pribadi dan Pemerintah, saya menyampaikan apresiasi atas sikap dan dukungan Indonesia terhadap keputusan Saudi membatasi jamaah haji tahun ini,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya