Mengetahui Cara Nabi Muhammad Memakai Cincin

Minggu 28 Juni 2020 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 28 614 2237797 mengetahui-cara-nabi-muhammad-memakai-cincin-Xvq1t3Nwsb.jpg Kaligrafi tulisan Allah Subhanahu wa ta'ala dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. (Foto: Unsplash)

NABI Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam diketahui menyukai sejumlah barang, seperti pakaian gamis, sorban, imamah, dan celak mata. Namun ternyata Rasulullah juga menyukai cincin. Banyak riwayat menyebutkan cincin yang dikenakan Nabi Muhammad sangat spesial karena memiliki ukiran.

Sebagaimana dikutip dari Sindonews, Minggu (28/6/2020), dalam Kitab Asy-Syamail Imam At-Tirmidzi disebutkan bahwa cincin Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam terbuat dari perak, sedangkan permatanya dari Abessina (Habsyi).

Baca juga: Nabi Muhammad Mendamaikan Suku yang Berebut Meletakkan Hajar Aswad 

Berdasarkan riwayat yang bersumber dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu dijelaskan: "Tatkala Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam hendak menulis surat kepada penguasa bangsa 'Ajam (asing), kepadanya diberitahukan: 'Sungguh bangsa 'Ajam tidak akan menerimanya, kecuali surat yang memakai cap. Maka Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dibuatkan sebuah cincin (untuk cap surat). Terbayanglah dalam benakku putihnya cincin itu di tangan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam."

Cincin Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. (Foto: Nurul Qolby Store/Sindonews)

Cincin Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. (Foto: Nurul Qolby Store/Sindonews)

Sebagaimana dijelaskan bahwa cincin Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam dipakai sebagai pengecap surat, maka beliau tidak memakainya untuk fungsi lain, aau mungkin saja pengertiannya bukan tidak dipakai tapi jarang.

Baca juga: Kekhususan Nabi Muhammad: Tidak Menguap hingga Tahu Ringkihan Langit 

Ukiran yang tertera di cincin Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam adalah 'Muhammad' satu baris, 'Rasul' satu baris, dan 'Allah' satu baris. (Dari Tsumamah yang bersumber dari Anas bin Malik RA)

Anas bin Malik juga mengatakan, "Sesungguhnya apabila Nabi Shallallahu alaihi wa sallam masuk ke jamban, maka Beliau melepaskan cincinnya."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam satu riwayat yang bersumber dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu anhu mengatakan, "Sesungguhnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memakai cincin di jari tangan kanannya."

Para ulama mengatakan awalnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengenakan cincin pada tangan kanan, namun kemudian memindahkannya ke tangan kiri.

Baca juga: 4 Keistimewaan Rasulullah yang Tidak Dimiliki Manusia Lain 

Adapun pendapat Imam Nawawi dalam Syarh Muslimnya menyebutkan bahwa ijmak para fuqaha membolehkan pengenaan cincin pada tangan kanan dan membolehkannya pada tangan kiri serta keduanya tidaklah dimakruhkan.

Mereka berbeda pendapat tentang yang paling utama karena banyak para ulama salaf mengenakan cincin di tangan kanan dan banyak pula di tangan kiri. Malik menganjurkan untuk dikenakan di tangan kiri dan memakruhkan pengenaannya di tangan kanan.

Sedangkan di dalam mazhab Syafii bahwa tangan kanan lebih utama karena ia adalah hiasan, sementara tangan kanan lebih mulia dan lebih berhak untuk perhiasan dan kemuliaan. (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XIV halaman 102)

Baca juga: Ditemukan Manuskrip Lampung yang Mengungkap Sejarah Dakwah Islam 

Dari Anas Radhiyallahu anhu berkata: "Dahulu cincin Nabi Sallallahu alaihi wa sallam di sini (sambil menunjuk ke jari kelingking tangan kiri)." (HR Muslim)

Ibnu Hajar Al Haitsaimi Rahimahullah mengatakan, "Sebelah kanan itu lebih utama karena ia paling banyak hadisnya." (Tuhfatul Muhtaj, (3/276).

Wallahu Ta'ala A'lam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya