4 Keutamaan Sholat Tahajud

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 330 2238301 4-keutamaan-sholat-tahajud-jXiNWdh23Z.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEBAGAI seorang muslim, kita sangat dianjurkan untuk melengkapi ibadah wajib kita dengan amalan-amalan bersifat sunah. Selain melaksanakan sholat wajib 5 waktu, ada baiknya kita turut menunaikan sholat sunah.

Sholat Tahajud menjadi salah satu sholat sunah yang sangat dianjurkan untuk ditunaikan. Meskipun tergolong sunah, sholat tahajud memiliki berbagai keutamaan yang luar biasa bagi yang melaksanakannya.

Hal ini disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya. Sebagaimana disebutkan dalam Alquran, keutamaan bangun di malam hari untuk melaksanakan Tahajud memiliki 4 keutamaan yang tak akan didapati oleh orang yang tak melaksanakan Tahajud, meskipun ia sangat khusyu’ dalam sholat-sholat lainnya.

Keutamaan Tahajud tertulis sebagaimana dalam Surat Al-Isra ayat ke 79-81.

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا

وَقُلْ جَآءَ ٱلْحَقُّ وَزَهَقَ ٱلْبَٰطِلُ ۚ إِنَّ ٱلْبَٰطِلَ كَانَ زَهُوقًا

Artinya: "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. (QS. Al-Isra:79). Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. (QS. Al-Isra: 80). Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Isra: 81).

Baca juga: Pasca-Lockdown, Objek Wisata Al Bahah Didatangi 120 Ribu Orang

Berbeda dengan kejelasan mengenai sholat wajib yang disebutkan dalam ayat ke 78, mulai dari ayat 79 Allah menerangkan langsung tentang keutamaan dari Sholat Tahajud. Hal ini sudah menjadi bukti yang jelas bahwasanya pelaksanaan sholat yang hukumnya sunnah muakad ini memiliki keutamaan yang tak dimiliki dari sholat-sholat lainnya.

“Yang pertama, mengangkat derajat. Siapapun yang melaksanakan sholat Tahajud dengan baik, maka Allah akan mengangkat derajatnya, mengangkat kariernya, ditempat yang terbaik dan mulia,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Sebagaimana isi ayat ini tertulis, Ustadz Adi Hidayat menekankan kepada para kepala rumah tangga yang notabene sebagai pencari nafkah untuk tak meninggalkan Sholat Tahajud. Karena jika Sholat Tahajud dilaksanakan dengan baik, maka yakinlah niscaya Allah SWT akan mempermudah karier atau pekerjaan kita.

Lebih lanjut, ia turut mengisahkan perjalanan hidup para sahabat Nabi bahwa tak semuanya menjadi pendakwah, melainkan banyak yang menjadi pebisnis handal. Sebut saja seperti Abu Bakar, Usman bin Affan, 'Abdurrahman bin Auf, hingga Abu Dzar Al Ghifari yang tak pernah rugi dan selalu untung atas bisnisnya.

Mengapa demikian? Mereka adalah sahabat nabi yang luar biasa sibuk atas pekerjaannya, namun tak pernah meninggalkan ibadah wajib hingga sunah. Tahajudnya senantiasa tak pernah putus ditunaikan.

“Jadi pesan saya, kalau masih aktif bekerja dimanapun, jangan tinggalkan Tahajud. Allah sudah berjanji. Dan jika diperhatikan kalimatnya adalah ‘asa, bukan la’alla. Bedanya, kalau la’alla itu harus bekerja keras dan sungguh-sungguh baru akan diberikan. Sedangkan ‘asa, selama kita ikhlas menunaikannya sekalipun kuantitasnya itu mungkin sedikit, itu Allah akan pasti langsung berikan,” jelas dai muda itu.

Keutamaan Tahajud selanjutnya ialah Allah akan memudahkan setiap aktivitas yang diawali. Bahkan dahsyatnya Tahajud ialah seakan Allah yang langsung mendengar apa yang kita minta.

“Kalau bangun untuk Tahajud, karirmu, pekerjaanmu akan dimudahkan oleh Allah, ditempatkan di tempat yang terbaik. Kemudian diperintahkan kita untuk katakan. Saat Tahajud mintakan kepada Allah,” tuturnya.

Tak hanya itu, keutamaan Tahajud lainnya ialah Allah akan membebaskan segala kesulitan yang sedang dihadapi, serta segera mendapat pertolongan Allah saat ada halangan.

“Hebatnya Tahajud adalah karir diangkat, pekerjaan dimudahkan, segala kesulitan dilepaskan, dan yang terakhir, kalau ada yang mengganggu dalam pekerjaannya maka Allah yang akan langsung menolongnya,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Oleh karenanya, mengingat berbagai keutamaan dahsyat dari Tahajud ini, Allah perintahkan Nabi Muhammad sebelum turunnya perintah sholat lima waktu, Rasulullah sudah menunaikan sholat malam, yakni Sholat Tahajud. Keutamaan melaksanakan Sholat Tahajud ini tertulis dalam Surat Al-Muzammil ayat 20:

اِنَّ رَبَّکَ یَعۡلَمُ اَنَّکَ تَقُوۡمُ اَدۡنٰی مِنۡ ثُلُثَیِ الَّیۡلِ وَ نِصۡفَہٗ وَ ثُلُثَہٗ وَ طَآئِفَۃٌ مِّنَ الَّذِیۡنَ مَعَکَ ؕ وَ اللّٰہُ یُقَدِّرُ الَّیۡلَ وَ النَّہَارَ ؕ عَلِمَ اَنۡ لَّنۡ تُحۡصُوۡہُ فَتَابَ عَلَیۡکُمۡ فَاقۡرَءُوۡا مَا تَیَسَّرَ مِنَ الۡقُرۡاٰنِ ؕ عَلِمَ اَنۡ سَیَکُوۡنُ مِنۡکُمۡ مَّرۡضٰی ۙ وَ اٰخَرُوۡنَ یَضۡرِبُوۡنَ فِی الۡاَرۡضِ یَبۡتَغُوۡنَ مِنۡ فَضۡلِ اللّٰہِ ۙ وَ اٰخَرُوۡنَ یُقَاتِلُوۡنَ فِیۡ سَبِیۡلِ اللّٰہِ ۫ۖ فَاقۡرَءُوۡا مَا تَیَسَّرَ مِنۡہُ ۙ وَ اَقِیۡمُوا الصَّلٰوۃَ وَ اٰتُوا الزَّکٰوۃَ وَ اَقۡرِضُوا اللّٰہَ قَرۡضًا حَسَنًا ؕ وَ مَا تُقَدِّمُوۡا لِاَنۡفُسِکُمۡ مِّنۡ خَیۡرٍ تَجِدُوۡہُ عِنۡدَ اللّٰہِ ہُوَ خَیۡرًا وَّ اَعۡظَمَ اَجۡرًا ؕ وَ اسۡتَغۡفِرُوا اللّٰہَ ؕ اِنَّ اللّٰہَ غَفُوۡرٌ رَّحِیۡمٌ

Artinya : "Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Alquran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Alquran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang," (QS. Al-Muzammil: 20).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini