KH Said Aqil Siroj Berulang Tahun Ke-67, ISNU: Semoga Istiqomah Membimbing Umat

Salman Mardira, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 614 2240570 kh-said-aqil-siroj-berulang-tahun-ke-67-isnu-semoga-istiqomah-membimbing-umat-ZZRYlqQyBS.jpg Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj (Dok Okezone)

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj hari ini genap berusia 67 tahun. Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa mengucapkan selamat dan mendoakannya sehat selalu dan istiqomah jadi pembimbing umat.

“Selamat hari ulang tahun ke 67, dengan iringan doa semoga Kiai SAS tetap sehat, istiqomah membimbing umat Islam dan masyaraat luas,” kata Ali Masykur kepada Okezone, Jumat (3/7/2020).

Kiai Said Aqil lahir di Cirebon, 3 Juli 1953 dan besar di lingkungan pesantren. Kemudian memperdalam ilmu tentang Islam ke Arab Saudi selama 13 tahun sebelum kembali ke Indonesia. Sebagai pemimpin ormas Islam terbesar di Tanah Air, Kiai Said gencar mengkampanyekan nasionalisme dan sikap moderat dalam beragama.

“Semua komponen bangsa merasa tercerahkan dengan sosok Kiai Said. Tercerahkannya ini bisa dilihat bagi bangsa dan negara, Kiai Said berkontribusi yang sangat signifikan untuk memperkokoh nasionalisme,” ujar Ali Masykur.ilustrasi

Ali Masykur Musa (Okezone.com/Erha)

Menurutnya, Kiai Said sosok yang istiqomah dengan perjuangannya dan berani mengambil risiko dihujat banyak orang dalam membela Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945.

“Keempat hal tersebut singkatannya sama dengan PBNU yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945,” tutur Ali Masykur.

Baca juga: KPK OTT di Kaltim, Islam Mengharamkan Korupsi dan Balasannya Neraka

Dia mengatakan, Kiai Said dalam berbagai kesempatan terus berpidato mengulang-ulang bahwa Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945 sama dengan PBNU.

“Pendapat seperti itu diulang-ulang setiap beliau berpidato sehingga sudah menjadi istilah publik. Karena itulah negara dan bangsa Indonesia harus merasa terbantu untuk memperkokoh nasionalisme melalui figur Kiai Said Aqil Siraj,” ujarnya.

“Bagi agama lain sosok Kiai SAS adalah figur yang mengayomi dengan wujud memperkuat toleransi dan plurarisme sebagaimana yang diperjuangkan Gus Dur.”

Ali Masykur melihat Kiai Said Aqil sebagai figur yang alim dalam dua perspektif. “Ilmu syariat dan ilmu tasawuf, sehingga beliau adalah perpaduan ilmu yang sangat penting dari ajaran agama islam. Kealiman beliau diakui oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama maupun oleh umat islam secara luas,” kata Ali.

Bagi anak muda, menurut Ali, ada dua pelajaran yang bisa diambil dari sosok Kiai Said Aqil. Pertama adalah semangat belajar dan berbagi ilmu, kedua komitmen atau istiqomah mengemban amanah sebagai pemimpin umat melalui jam’iyah NU.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya