Tertua di Palembang, Masjid Muara Ogan Masih Kokoh dan Megah Berdiri

Pristia Astari, Jurnalis · Minggu 05 Juli 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 05 615 2241480 tertua-di-palembang-masjid-muara-ogan-masih-kokoh-dan-megah-berdiri-5BhZa1ABCv.jpg Masjid Muara Ogan di Kota Palembang. (Foto: Youtube Official iNews)

BAGI umat Islam di Kota Palembang, Masjid Muara Ogan tentu sudah tidak asing lagi. Lokasi masjid bersejarah ini berada di Kampung Kertapati, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, atau kira-kira 3 kilometer sebelah barat pusat kota.

Kota Palembang memang memiliki banyak masjid yang berusia ratusan tahun, salah satunya Masjid Kiai Muara Ogan atau Ki Marogan. Pendiri masjid ini bernama Kiai Muara Ogan, nama aslinya adalah Kiai Masagus Haji Abdul Hamid bin Masagus Haji Mahmud Alias Kanang. Ia adalah salah satu ulama kenamaan di Sumatera Selatan.

Buka juga:  Video Pesona Masjid Ki Muara Ogan Jadi yang Tertua di Palembang 

Dikutip dari 'Buku Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia' karya Abdul Baqir Zein, Kiai Muara Ogan dahulu berdakwah tidak hanya di Kota Palembang, tetapi sampai dusun-dusun di pelosok desa Provinsi Sumatera Selatan. Ketika berangkat mengajar, ia sering menggunakan perahu yang didayung oleh santri-santrinya.

Sebelum mendirikan sebuah masjid, Kiai Muara Ogan membuka dua bengkel penggergajian kayu untuk menopang ekonomi keluarganya dan juga santri-santri. Namun dari tahun ke tahun santrinya kian banyak sehingga rumahnya tidak dapat lagi menampung.

Masjid Muara Ogan Palembang. (Foto: Youtube Official iNews)

Maka itu, Kiai Muara Ogan berinisiatif mendirikan sebuah masjid. Akhirnya masjid itu berhasil didirikan di dekat rumahnya pada tahun 1889.

Setelah Kiai Muara Ogan wafat pada 31 Oktober 1901, kepengurusan dan pemeliharaan masjid dikelola oleh para ahli warisnya. Pada masa kepengurusan dipegang oleh salah seorang cucunya, Masagung H Abdul Hamid yang dipanggil Cek Dung, masjid ini direnovasi pada bagian depannya, yaitu atap dengan dibuat dak.

Baca juga: Jejak Ulama Baghdad di Masjid Merah Panjunan Cirebon 

Kondisi masjid tersebut saat ini cukup terawat. Meskipun termasuk bangunan tua, Masjid Muara Ogan masih tampak kokoh dan megah. Dindingnya pun dihiasi oleh ornamen kaligrafi ayat suci Alquran.

"Yang masih asli itu adalah tiang, terdiri dari 4 tiang soko guru dan 12 tiang penyangga lainnya berjumlah 16 tiang, mimbar dan beduknya juga masih asli," kata Imam Masjid Ki Muara Ogan, Ilham Hasan.

Penataan ruangannya pun cukup baik, antara lain halaman serambi masjid yang cukup luas, tempat wudu yang terpisah untuk pria dan wanita, perpustakaan masjid, dan area parkir yang luas.

Suasana lingkungannya juga terbilang apik dan sejuk karena ditanami pohon-pohon yang rindang.

Para ulama di Palembang berharap kaum Muslimin di sana senantiasa memakmurkan dan melestarikan masjid, keteladanan Ki Marogan pun dapat dilanjutkan oleh generasi penerus.

Baca juga: Masjid Tambakberas Jombang, Markas Pejuang Islam Melawan Penjajah 

Masjid Muara Ogan Palembang. (Foto: Youtube Official iNews)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini