Masjid Perahu Gresik Bukti Sejarah Syiar Islam Melalui Jalur Laut

Yudistira, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 615 2242886 masjid-perahu-gresik-bukti-sejarah-syiar-islam-melalui-jalur-laut-9vhOQ9pMGW.jpg Masjid Perahu di Gresik. (Foto: Youtube Official iNews)

INDONESIA dengan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia pastilah memiliki rumah ibadah masjid yang sangat banyak. Tidak hanya itu, masjid-masjid yang ada di Tanah Air pun memiliki nilai sejarah tinggi dan berdesain unik.

Salah satunya adalah Masjid Perahu di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Masjid ini memiliki nama asli Masjid KH Abdul Hamid Al Faqih, tapi lebih dikenal sebagai Masjid Perahu karena memiliki bentuk bangunan seperti perahu atau kapal laut.

Baca juga: Uniknya Masjid Al Osmani Medan, Berwarna Kuning Penuh Nilai Sejarah 

Masjid Perahu tepatnya terletak di Desa Dusun Mulyosari, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Masjid ini didirikan oleh masyarakat setempat untuk menghormati tokoh-tokoh yang menyebarkan agama Islam di sana dengan menggunakan perahu atau kapal laut.

"Masjid ini memang didesain seperti kapal. Riwayatnya adalah Panji Sakti, cucu dari KH Faqih Maskumanten, yang dulu Beliau menyebarkan agama Islam dengan menggunakan kapal. Masyarakat sangat apresiasi sesuai dengan daerah kita yang sangat dekat dengan laut dan mata pencarian kita sebagai seorang nelayan," terang Kepala Desa Banyuurip Khasanul Harus, dikutip dari akun Youtube Official iNews, Rabu (8/7/2020).

Masjid Perahu memiliki dua lantai dengan luas bangunan 2.200 meter persegi. Lokasinya berada di pinggir Pantai Delegan Gresik.

Desainnya tampak sangat unik dengan dilengkapi bagian-bagian pelengkap seperti haluan, puritan, jendela kapal. Kemudian terdapat lampu yang mirip dengan di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi.

Masjid Perahu juga menjadi simbol pengingat penyebaran agama Islam di Gresik. Masjid Perahu mulai digunakan sejak 2018 dan menjadi kebanggaan masyarakat Gresik.

Baca juga: Sejarah Hagia Sophia: Simbol Keagamaan hingga Politik di Turki 

Sementara ketua pantia pembangunan masjid, Ahmad Niam Karim, mengatakan pembangunan masjid ini merupakan ide dari pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ihsan dan Nurul Islam yakni KH Mahsun Mashudi.

Kiai Mahsun terinspirasi dari perjuangan KH Abdul Hamid Al Faqih Maskumambang yang berdakwah ke suatu tempat menggunakan perahu.

"Masjid ini berbentuk perahu mengingatkan perjuangan KH Abdul Hamid Al Faqih Maskumambang saat berdakwah menggunakan perahu," kata Niam, dikutip dari Laduni.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia menambahkan, dahulu KH Abdul Hamid berdakwah menggunakan transportasi utama perahu dari Gresik, Lamongan, hingga Surabaya dengan menyusuri Sungai Bengawan Solo.

Baca juga: Arsitektur Unik Masjid Aladdin, Mahakarya Warisan Dinasti Seljuk 

Masjid Perahu di Gresik. (Foto: Istimewa/Laduni)

Masjid Perahu di Gresik. (Foto: Istimewa/Laduni)

Niam berharap masjid unik mirip kapal pesiar di Gresik ini dapat makmur sehingga menampung banyak jamaah.

"Pembangunan Masjid Abdul Hamid Al Faqih selesai juga berkat dana dari donatur juga," pungkasnya.

Baca juga: Indahnya Masjid Agung Sang Ciptarasa Dibangun dengan Batu Bata Merah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya