Share

Tangani Covid-19, Muslimah Inggris Ini Dinobatkan sebagai Dokter Terbaik

Hantoro, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2020 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 614 2243567 tangani-covid-19-muslimah-inggris-ini-dinobatkan-sebagai-dokter-terbaik-0vcixmZwXP.jpg Dokter Farzana Hussain. (Foto: Facebook UK in Bangladesh)

DOKTER Farzana Hussain dinobatkan sebagai dokter terbaik pada tahun ini. Ia menjadi salah satu dokter yang diumumkan sebagai "pahlawan" di Inggris karena berjuang menangani wabah virus corona (covid-19). Foto Muslimah Inggris ini pun ditampilkan melalui layar lebar ke hadapan publik.

Mengutip dari The Islamic Information, Kamis (9/7/2020), pemberian gelar dokter terbaik tersebut dalam rangka peringatan usia 72 tahun National Health Service (NHS), program layanan kesehatan masyarakat di Inggris Raya. Farzana Hussain termasuk dari 12 dokter yang mendapat penghargaan usai berjuang keras mengatasi covid-19.

Baca juga: Arab Saudi Mencatat Lebih Banyak Pasien Sembuh Dibanding Terinfeksi Covid-19 

Dokter Farzana Hussain adalah seorang Muslimah berdarah Asia-Inggris. Dia bertugas di The Project Surgery di Newham, London, Inggris, sebagai dokter umum dan juga menangani pasien virus corona.

Farzana Hussain sendiri memiliki gelar GP atau general practitioner. Ini adalah dokter yang merawat penyakit akut dan kronis serta menyediakan perawatan pencegahan dan pendidikan kesehatan kepada pasien.

Dilaporkan bahwa dr Farzana Hussain selalu melakukan tugas dengan baik, penuh kerendahan hati, dan profesional, meski dalam masa-masa sulit seperti sekarang.

Dia mendapatkan motivasi ini dari ayahnya yang datang dari Pakistan Timur setelah mendapat beasiswa pada 1970 untuk bergabung dengan NHS. Ayahnya menjabat sebagai ahli anestesi.

Baca juga: Adab dan Sikap Muslimin Terhadap Kerabat yang Terpapar Covid-19 

Dokter Farzana Hussain, Muslimah di Inggris. (Foto: Twitter @fhussain73)

Farzana kemudian menceritakan kisah hidupnya dalam berjuang menjadi dokter. Ketika berusia 19 tahun ia mulai menjalani sebagai mahasiswi kedokteran. Di saat yang bersamaan ibunya menderita penyakit gagal jantung.

Farzana pun harus bepergian sejauh 400 kilometer untuk pulang ke kampung halaman untuk menjenguk ibunya di rumah sakit.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia melihat sang ibu dalam keadaan sangat sakit. Farzana kemudian sempat berpikir meninggalkan studi kedokterannya dan fokus merawat ibunya.

Baca juga: Keutamaan Dakwah kepada Keluarga Terdekat 

Ilustrasi virus corona (covid-19). (Foto: Okezone)

Namun sang ibu justru mengatakan agar Farzana kembali ke kampus dan menyelesaikan studinya. Ibunya pun memberikan pesan Farzana harus menjadi dokter dan menolong banyak orang. Ibunda Farzana wafat lima hari kemudian.

Pesan-pesan dari keluarga inilah yang menginspirasi dr Farzana Hussain menjadi dokter yang bermanfaat bagi orang lain. Terlebih lagi saat ini dunia sedang membutuhkan banyak tenaga medis untuk bersama-sama mengatasi pandemi covid-19.

Baca juga: 4 Hikmah di Balik Menyembelih Hewan Kurban 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini