SEKOLAH Islam Al Taqwa College dinobatkan sebagai mega klaster virus corona di negara bagian Victoria, Australia, setelah ditemukan 102 kasus baru Covid-19, usai sebuah pertemuan digelar di sekitar sekolah terletak di sebelah barat Kota Melbourne itu.
Tambahan 102 kasus baru corona dari klaster Al Taqwa sudah dikonfirmasi pemerintah setempat, Rabu 8 Juli.
Ahli kesehatan mengkonfirmasikan bahwa kasus ini diakibatkan oleh remaja yang lebih mudah menyebarkan virus kepada para orang tua. Mayoritas kasus ialah siswa kelas 11 dan 12, beberapa guru juga dinyatakan positif setelah mengalami gejala infeksi saluran pernapasan selepas pertemuan itu.
Baca juga: Kisah Nabi Menyuruh Diet Sahabat Ali bin Abi Thalib
Sekolah yang terletak di pesisir Melbourne barat Truganina ini ditutup pada 29 Mei setelah seorang anggota staf dinyatakan positif Covid-19. Dengan jumlah kasus yang bertambah begitu cepat, maka otoritas kesehatan mendesak 2.000 siswa dan 300 staf untuk melakukan isolasi mandiri sebelum dites.
Kepala petugas kesehatan, Brett Sutton menyatakan tingkat penularan di kalangan siswa adalah substansial. Biasanya sebagian besar kasus yang tersebar di sekolah berasal dari anak-anak yang tertular saat di rumah atau di luar sekolah. Namun, Al Taqwa College dinilai sebagai contoh berbeda.
“Tampaknya ada transmisi di sekolah yang cukup besar. Mereka adalah remaja yang hamper mencapai dewasa. Mereka cenderung memilik lebih banyak transmisi. Ini sangat serupa dengan kondisi orang dewasa yang tak menjaga jarak fisik sesuai anjuran, terlebih ini adalah kelompok besar berkumpul dalam sekolah,” kata Sutton seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (9/7/2020).
Sekolah dikabarkan langsung ditutup ketika wabah teridentifikasi.
Kepada sumber lain, Omar Hallak selaku kepala sekolah mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan kewaspadaan sejak merebaknya Covid-19. Ia menyampaikan bahwa sekolah menerapkan langkah-langkah untuk membatasi jarak tiap staf, siswa dan masyarakat luas seagai pencegahan penyebaran Covid-19.
“Pemeriksaan suhu tiap hari dilaukan untuk semua staf, siswa dan siapa pun yang dating ke sekolah. Siapapun yang memiliki gejala flu, sekalipun itu adalah flu ringan maka akan dipulangkan ke rumah sebagai tindakan preventif menghindari Covid-19,” jelasnya.
Terkait pandemi Covid-19, Melbourne telah memasuki tahap ketiga lockdown selama enam minggu pada Kamis, dengan ketentuan masyarakat hanya diperbolehkan meninggalkan rumah untuk keperluan penting saja.
Siswa kelas 11 dan 12 dan sekolah khusus akan kembali belajar minggu depan. Masa libur sekolah akan diperpanjang satu minggu untuk siswa hingga tahun ke-10, dengan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh.
(Salman Mardira)