Saat itu salah seorang temannya yang muslim menceritakan bahwa Islam mempercayai adanya Yesus Kristus atau Isa Alaihissalam yang disembah sebagai Tuhan oleh Kristen. Namun, Isa dipercaya sebagai seorang Nabi serta Rasul Allah dan itu tertulis dalam Alquran.
Sementara Tuhan sebenarnya adalah Allah yang menciptakan Isa dan alam ini.
"Allah mengizinkan saya menemui ayat-ayat yang membuka cakrawala berpikir saya. Sebenarnya secara logika, tapi waktu itu hati saya masih keras. Saya sempat agnostik, sekitar setahun," terangnya.
Kemudian suatu hari, Tere mendapatkan kode dari Allah, yaitu berupa mimpi. Di dalam mimpinya itu ia dihampiri oleh sebuah cahaya yang menanyakan siapa Tuhanmu dan siapa Nabimu.
"Sampai akhirnya dapat kode keras. Kode kerasnya adalah dikasih mimpi. Mimpinya waktu itu terbujur kaku dalam gelap, dan ditanya sebuah cahaya. Cahayanya itu nanya, siapa Tuhanmu siapa Nabimu. Alhamdulillah, Allah kasih saya bangun, bangunnya juga udah keringet dingin," katanya.