"Jadi kalau masalah kebersihan badan, bagi umat Islam tidak aneh, memang sudah bagian dari kehidupan kita. Paling tidak kita diwajibkan lima kali sehari mengambil wudhu," lanjutnya.
Menag menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memerhatikan pesantren dan madrasah.
Tidak hanya Kementerian Agama, jajaran kabinet yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin sangat perhatian pada pembinaan pesantren dan madrasah. Pemberdayaan lembaga pendidikan agama dan keagamaan ini sering disinggung dan dibahas dalam sidang kabinet.
"Untuk penanganan dampak Covid-19, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk membantu pesantren, madrasah lembaga pendidikan keagamaan lain. Angka itu mungkin belum bisa memuaskan semua. Tapi, angka itu yang terbesar selama ini. Biasanya paling Rp500 miliar anggaran tiap tahunnya. Nanti Rp2,6 triliun akan ditata, mudah mudahan bisa memberikan manfaat bagi kita semua," tutupnya.
(Rizka Diputra)