Pelajari Kisah Nabi Ibrahim, Ini 4 Hikmah yang Bisa Kamu Ambil

Sarah Nurjannah, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 330 2246733 pelajari-kisah-nabi-ibrahim-ini-4-hikmah-yang-bisa-kamu-ambil-QQVidrZRqV.jpg ilustrasi (stutterstock)

ISLAM memberikan pelajaran kepada umatnya salah satunya melalui utusan-utusan Allah yang kita sebut dengan Nabi dan Rasulnya. Terdapat banyak sekali Nabi yang diutus oleh Allah kepada umat-umatnya agar dapat tunduk dan patuh terhadap ajaran Islam.

Salah satunya adalah Nabi Ibrahim a’laihissalam yang dijuluki sebagai Bapaknya Para Nabi. Nabi Ibrahim mendapat banyak sekali ujian dari Allah, tapi ia sabar melaluinya. Di antara ujian itu kemudian menjadi hukum syariat seperti berkurban dan perintah haji.

Baca juga: Cantiknya Sarah Al Amiri, Ilmuwan Arab di Balik Misi ke Mars

Nabi Ibrahim merupakan salah satu Nabi yang sering kita sebutkan namanya di dalam bacaan sholat, yakni di doa tasyahud akhir. Allah terang-terangan menyebutkan Nabi Ibrahim sebagai kesayangannya. Keistimewaan Nabi Ibrahim diakui sendiri oleh Allah dalam Alquran:

Artinya : “Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus, Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” [QS. An-Nisa : 125]

Kisah Nabi Ibrahim bisa jadi pelajaran bagi umat Islam untuk ditanamkan ke dalam jiwanya.

Dilansir dari laman About Islam, Rabu (15/7/2020), inilah hikmah yang dapat diambil dari kisah Nabi Ibrahim.

1. Nasihat yang baik bisa berasal dari tempat yang tidak diduga

Pada zaman tersebut tidak mengherankan bahwa umat Ibrahim menganggap berhala sebagai Tuhan mereka, dan pada saat itu ayah Ibrahim menjadi salah satu pembuat dari berhala tersebut. Maka Ibrahim berkata kepada ayahnya:

“Wahai ayahku, mengapa anda menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun? Sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.” [Qs. Maryam :42-43]

 

Dari sinilah kita dapat mengetahui, sebuah hidayah dapat datang berasal dari mana saja, tidak terkecuali dari seorang anak kepada bapaknya, seperti kisah Nabi Ibrahim.

2. Allah memiliki kuasa atas segala sesuatu

Ketika Nabi Ibrahim memberitahukan kepada kaum penyembah tersebut untuk tidak menyembah patung-patung setelah ia hancurkan, membuat kaum tersebut marah dan meluapkan kemarahannya ingin membakar Nabi Ibrahim.

Namun, tak disangka api yang melahap tubuhnya pun tiada membakar sesuatu darinya tanpa terluka. Hikmah yang dapat kita ambil sebagai seorang muslim, ketika meminta pertolongan, ingatlah Allah, karena Dialah yang terbaik bagi segala urusan hambaNya. Apapun masalah hambaNya tersebut.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Menerima dengan ikhlas segala kehendak Allah

Siti Hajar, istri dari Nabi Ibrahim, kala itu diperintahkan untuk berhijrah. Siti Hajar bersama Ismail ditempatkan di bawah pohon dalam keadaan kepanasan, membuat Siti Hajar berjuang untuk menemukan mata air.

Meski Siti Hajar sempat bertanya, apakah Allah memerintahkan Ibrahim untuk meninggalkan dirinya bersama Ismail, ia tidak berputus asa dan ikhlas menerima kehendakNya, Ia menyerahkan sepenuhnya dirinya dengan Ismail dan memohon pertolongan kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh.

4. Meyakini pilihan Allah lah pilihan terbaik 

Dapat kita lihat keteguhan hati Nabi Ibrahim dan keluarganya selalu menerima dengan lapang dada atas perintahNya. Tidak hanya sebagai memohon pertolongan, namun selalu yakin apa yang Allah turunkan kepadanya merupakan pilihan yang terbaik, yang tidak diduga dan disangka-sangka bagi makhlukNya.

Banyak sekali hikmah yang dapat kita ambil untuk pembelajaran kehidupan nyata hidup seorang muslim. Apalagi dalam masa pandemi seperti ini bisa kita kaitkan dengan kehidupan Nabi Ibrahim yang sedang dalam kondisi terpuruk saat itu. Setiap manusia diuji sesuai kemampuanNya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, oleh karena itu sebagai muslim tunduk patuh terhadap ajaran Islam dan janganlah berputus asa dari rahmat Allah SWT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya