Tips Dakwah di Media Sosial: Selektif hingga Bertanya ke Ahli Ilmu

Muhammad Hafizh Arya Pradana, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 614 2250204 tips-dakwah-di-media-sosial-selektif-hingga-bertanya-ke-ahli-ilmu-ECEIjKL8TK.jpg Ilustrasi media sosial. (Foto: Freepik)

DI zaman yang semakin terbuka ini banyak pihak memanfaatkan berbagai fasilitas untuk menyampaikan informasi. Salah satunya adalah media sosial. Melalui layanan berbasis internet tersebut, informasi dapat dibagikan dengan cukup mudah dan cepat.

Namun dalam menggunakan media sosial hendaknya secara tepat dan cermat. Harus selalu menyampaikan informasi yang benar adanya, bermanfaat, dan tidak menimbulkan keburukan.

Baca juga: Kisah Dakwah Nabi Idris, Buktikan Kekuasaan Allah dengan Akhiri Kemarau 

Dalam ajaran Islam, memberikan informasi yang benar dan bermanfaat sangat dianjurkan, dan ini dinilai termasuk bagian dari dakwah. Demikian pula dalam menggunakan media sosial pada masa kini, wajib menghasilkan faidah.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

‎مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ

Artinya: "Di antara baiknya keislaman seseorang adalah dia meninggalkan apa yang tak bermanfaat baginya."

Saat ini di zaman bermedia sosial, cukup mudah memberikan manfaat bagi orang lain ke jalan surga Allah Subhanahu wa ta'ala.

Berdakwah lewat media sosial merupakan cara yang ampuh pada zaman sekarang. Melalui unggahan potongan-potongan ayat suci Alquran di status media sosial, maka dapat dikatakan sudah berdakwah.

Tetapi apa saja yang mesti diperhatikan untuk meraih pahala dari berdakwah di media sosial? Berikut ini di antaranya, sebagaimana dijelaskan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, dikutip dari akun Youtube Kebumen Mengaji, Rabu (22/7/2020).

1. Selektif dalam memilih

Janganlah menerima semua masukan atau dakwah dari siapa pun. Para sahabat mengatakan, "Ilmu agamamu, ilmu agamamu. Sesungguhnya ilmu agamamu adalah darah dagingmu. Ambil dari orang-orang yang istikamah, bukan dari orang-orang yang menyimpang."

Pastikan orang yang dipilih didengarkan dalam berdakwah sesuai dengan konsep para ulama dan juga memiliki kapasitas ilmu.

Baca juga: Sholat Sambil Duduk, Simak Caranya yang Benar 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Tanyakan kepada ahli ilmu

Apabila tidak mengerti dan tidak yakin untuk menyebarkan pesan tersebut, yakini terlebih dahulu dengan bertanya kepada ahli ilmu. Imam Malik pernah berkata, "Saya tidak berani mengisi kajian atau berfatwa sampai ada 70 ulama yang merekomendasikan saya untuk mengisi kajian."

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Namun di balik kemudahan yang digunakan dalam berdakwah hendaknya harus menyakini bahwa material yang diunggah adalah benar adanya. Jangan sampai bermaksud ingin berbagi kebaikan justru menebarkan hoaks atau hadis yang salah, apalagi dengan menyertakan nama Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Siapa pun yang berdosa dengan atas namaku, bawa kursinya ke neraka." Maka hendaklah berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Wallahu a'lam.

Baca juga: Berkurban dengan Hewan Hamil, Bagaimana Hukumnya? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya